Skip to content
537

Key Strategy: Perkuat Tata Kelola, NTB Bidik Hilirisasi Perikanan

Anthony Brown - lintasnaya.com 4 mins read

Perkuat Tata Kelola, NTB Bidik Hilirisasi Perikanan Strategi Utama untuk Meningkatkan Kinerja Sektor Perikanan Key Strategy - Dalam upaya meningkatkan tata

Key Strategy: Perkuat Tata Kelola, NTB Bidik Hilirisasi Perikanan

Perkuat Tata Kelola, NTB Bidik Hilirisasi Perikanan

Strategi Utama untuk Meningkatkan Kinerja Sektor Perikanan

Key Strategy – Dalam upaya meningkatkan tata kelola dan keberlanjutan sektor kelautan dan perikanan, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengusung Key Strategy yang berfokus pada kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah. Key Strategy ini ditandatangani oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Wahyu Sakti Trenggono serta Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, sebagai langkah strategis untuk memperkuat pengelolaan sumber daya maritim. Dokumen kerja sama yang berlaku selama lima tahun ini dirancang untuk meningkatkan ekosistem laut, memperluas pasar produk perikanan, serta meningkatkan daya saing ekonomi daerah. Dengan Key Strategy ini, NTB berharap mampu menciptakan kebijakan yang lebih terpadu dan berkelanjutan, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor perikanan secara bertahap.

Upaya Penguatan Pengelolaan Laut dan Perikanan

Key Strategy yang dicanangkan Pemerintah Provinsi NTB mencakup lima aspek utama, di antaranya pengembangan tata ruang laut, hilirisasi perikanan, dan penguatan kompetensi tenaga kerja. Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menekankan pentingnya integrasi kebijakan pusat dan daerah dalam pengelolaan sumber daya maritim. “Melalui Key Strategy ini, kita dapat menyelaraskan langkah-langkah pengelolaan laut dengan tujuan pengembangan ekonomi yang berkelanjutan,” tutur Iqbal dalam siaran pers, Jumat (3/7/2026). Selain itu, pihaknya juga berencana mengembangkan infrastruktur perikanan dan meningkatkan keterlibatan masyarakat pesisir dalam proses pengambilan keputusan.

Key Strategy ini akan menjadi fondasi untuk membangun sektor perikanan NTB yang lebih inovatif dan berdaya saing,”

lanjut Iqbal. Tujuan utamanya adalah menjaga keseimbangan ekosistem laut sekaligus mengoptimalkan hasil tangkapan dan budidaya perikanan. Dengan adanya Key Strategy yang dijalankan bersama, NTB berharap dapat menciptakan kebijakan yang lebih responsif terhadap dinamika perekonomian dan lingkungan. Langkah ini juga diharapkan bisa memperkuat kemampuan daerah dalam mengelola sumber daya alam laut secara efektif.

Pelaksanaan Hilirisasi sebagai Tumpuan Strategi

Salah satu Key Strategy utama dalam kerja sama antara KKP dan Pemprov NTB adalah hilirisasi perikanan. Hilirisasi diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk perikanan melalui pengembangan industri pemrosesan dan distribusi. Gubernur Iqbal menjelaskan bahwa hilirisasi menjadi fokus untuk mengurangi ketergantungan pada ekspor mentah dan meningkatkan daya tahan ekonomi daerah. “Dengan Key Strategy hilirisasi, kita bisa memastikan produk perikanan lokal lebih kompetitif di pasar nasional dan internasional,” ujarnya.

Perusahaan-perusahaan lokal yang terlibat dalam hilirisasi perikanan di NTB akan diberikan dukungan teknis dan finansial melalui program pengembangan usaha. Selain itu, pemerintah juga berencana menumbuhkan kemitraan antara pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) dengan perusahaan besar. “Hilirisasi bukan hanya tentang ekspor, tetapi juga tentang membangun ekosistem usaha yang lebih kuat dan mandiri,” tambah Iqbal. Dengan Key Strategy ini, NTB berupaya menciptakan nilai tambah yang lebih tinggi, sekaligus memastikan keberlanjutan sumber daya ikan.

Peningkatan Produksi dan Stabilitas Ekosistem

Data terkini dari Pemprov NTB menunjukkan peningkatan signifikan dalam produksi perikanan pada tahun 2025. Hasil tangkapan mencapai 1,25 juta ton, melebihi target tahunan yang ditetapkan. Pertumbuhan ini didukung oleh penerapan Key Strategy dalam pengelolaan sumber daya ikan, termasuk pengawasan kawasan konservasi dan pengoptimalan teknologi produksi. Gubernur Iqbal menegaskan bahwa capaian ini bukan hanya berkat kebijakan kelautan, tetapi juga keberhasilan Key Strategy dalam mengintegrasikan antara pengelolaan lingkungan dan perekonomian daerah.

Seiring dengan peningkatan produksi, luas ekosistem perairan yang dalam kondisi baik mencapai 14.528 hektare, melebihi target pemerintah. Key Strategy ini mencakup pengelolaan 12 kawasan konservasi melalui tiga Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Balai Pengelolaan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan. Dengan peningkatan kualitas lingkungan, NTB berharap dapat menjamin keberlanjutan produksi perikanan jangka panjang, sekaligus mendorong pengembangan industri pemrosesan yang lebih efisien. Pemimpin daerah juga menyatakan bahwa Key Strategy ini akan menjadi panduan utama dalam pembangunan berkelanjutan di sektor kelautan.

Kemajuan Perekonomian Maritim

Dalam beberapa tahun terakhir, sektor perikanan NTB menunjukkan kemajuan yang signifikan. Key Strategy yang diterapkan telah membantu meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir dan menciptakan peluang kerja baru. Produksi perikanan budidaya meningkat 1,66% secara tahunan, mencapai 997.210,64 ton, sementara perikanan tangkap mencapai 255.508,96 ton, naik 2,79% dibanding tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini menggambarkan stabilitas ekonomi maritim yang diharapkan dari Key Strategy tersebut.

Selain itu, Key Strategy juga fokus pada peningkatan keterampilan tenaga kerja di sektor perikanan. Program pelatihan dan sertifikasi diharapkan bisa memberikan manfaat jangka panjang, baik bagi masyarakat maupun investor. Iqbal menyatakan bahwa keberhasilan Key Strategy ini tergantung pada keterlibatan aktif semua pihak, termasuk komunitas pesisir, pengusaha, dan pemerintah. “Kami akan terus memperkuat tata kelola dan mengembangkan Key Strategy dalam rangka menciptakan ekosistem yang lebih sehat dan berkelanjutan,” tuturnya. Dengan Key Strategy yang berkelanjutan, NTB berharap bisa menjadi contoh dalam pengembangan sektor perikanan di Indonesia.

Komitmen untuk Masa Depan

Key Strategy yang dicanangkan Pemprov NTB menunjukkan komitmen untuk menciptakan sistem pengelolaan laut yang lebih modern dan efektif. Dengan kerja sama yang lebih erat dengan KKP, NTB berharap dapat mengatasi tantangan seperti degradasi ekosistem dan persaingan global. Tujuan utama dari Key Strategy ini adalah meningkatkan kualitas hasil perikanan, memperluas pasar ekspor, serta memastikan keberlanjutan lingkungan secara bersamaan. Dalam jangka panjang, NTB berupaya menjadikan sektor perikanan sebagai pilar utama perekonomian daerah.

Join the discussion