Skip to content
533

Key Issue: Harga TBS Sawit Rakyat di Sumbar Merangkak Naik Pekan Ketiga Juni jadi Rp2.200/Kg

Sandra Hernandez - lintasnaya.com 3 mins read

Harga TBS Sawit Rakyat di Sumbar Naik ke Rp2.200/Kg, Pekan Ketiga Juni 2026 Key Issue - Harga tandan buah segar (TBS) sawit rakyat di Kabupaten Pesisir

Key Issue: Harga TBS Sawit Rakyat di Sumbar Merangkak Naik Pekan Ketiga Juni jadi Rp2.200/Kg

Harga TBS Sawit Rakyat di Sumbar Naik ke Rp2.200/Kg, Pekan Ketiga Juni 2026

Key Issue – Harga tandan buah segar (TBS) sawit rakyat di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, mengalami kenaikan signifikan hingga mencapai Rp2.200 per kilogram pada pekan ketiga Juni 2026. Naiknya harga ini menandai perubahan drastis dari penurunan tajam yang terjadi di pekan pertama bulan tersebut, sebagaimana diungkapkan oleh pengepul di daerah Sutera. Peningkatan harga disebut-sebut sebagai Key Issue penting dalam upaya memulihkan kesejahteraan petani lokal.

Analisis Pemicu Kenaikan Harga TBS Rakyat

Kenaikan harga TBS rakyat bukan terjadi secara mendadak, melainkan akibat rangkaian dinamika pasar dan kebijakan pemerintah. Anggi, pengepul lokal, menjelaskan bahwa harga kembali naik setelah pemerintah secara aktif mengambil langkah-langkah untuk mendukung petani yang tidak memiliki kontrak dengan perusahaan besar. “Ini menunjukkan bahwa Key Issue harga TBS rakyat telah mulai teratasi setelah pemerintah memberikan perhatian lebih,” katanya, Sabtu (20/6/2026).

Menurut Anggi, perbedaan harga antara sawit rakyat dan plasma mencerminkan struktur pasar yang tidak seimbang. Petani rakyat harus mengirimkan hasil panen ke pabrik CPO yang berada di wilayah selatan, membutuhkan jarak tempuh sekitar lima jam. Sementara itu, petani plasma memiliki akses lebih cepat ke pasar, sehingga harga mereka cenderung stabil. “Perlu ada peningkatan infrastruktur logistik untuk menutupi ketimpangan ini,” tambahnya.

Dalam konteks Key Issue ini, pemerintah daerah juga dianggap memiliki peran kunci. Anggi menyoroti bahwa kebijakan baru dari Permentan Nomor 13 Tahun 2024 mulai berdampak positif, terutama terhadap petani rakyat yang sebelumnya mengalami krisis harga. “Pemerintah harus menyesuaikan mekanisme pembelian TBS untuk menjamin keseimbangan ekonomi di sektor ini,” imbuhnya.

Perbedaan Harga dan Dampak pada Petani

Kenaikan harga TBS rakyat hingga Rp2.200/kg dinilai memberikan dampak positif bagi kehidupan sehari-hari petani. Salah satu petani, Zulmasri, mengatakan harga ini cukup memadai untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan menyisihkan dana untuk pembelian pupuk. “Kalau harga ini bertahan, kita bisa lebih nyaman dalam memanage kebun,” katanya.

Namun, meski ada kenaikan, Key Issue perbedaan harga antara rakyat dan plasma tetap menjadi tantangan. Zulmasri menambahkan, petani plasma justru menikmati harga lebih baik karena memiliki pengaruh lebih besar dalam penentuan pasar. “Saya berharap harga TBS rakyat bisa mencapai level yang sama,” ungkapnya. Dengan harga yang lebih kompetitif, petani rakyat dapat bersaing lebih kuat.

Dari sisi produksi, Pesisir Selatan memiliki luas lahan sawit rakyat sebesar 41 ribu hektar, sementara lahan HGU (milik perusahaan) mencapai 36 ribu hektar dan kebun plasma sekitar 700 hektar. Anggota DPRD setempat, Novermal Yuska, menilai jumlah pabrik CPO saat ini masih kurang memadai untuk menampung kebutuhan pasar. “Idealnya, minimal delapan unit pabrik dan lebih baik sepuluh unit,” katanya.

Novermal menekankan bahwa Key Issue kenaikan harga TBS rakyat bukan sekadar situasi sementara, melainkan tantangan struktural yang memerlukan solusi jangka panjang. Ia menyarankan pemerintah daerah segera menetapkan Peraturan Gubernur (Pergub) untuk menyesuaikan harga TBS dengan kenyataan pasar. “Ini akan membantu memperkuat daya tahan ekonomi masyarakat pedesaan,” tuturnya.

Di sisi lain, pemerintah provinsi diharapkan dapat berperan aktif dalam memfasilitasi pembelian TBS secara langsung dari petani. Langkah ini dianggap penting untuk mengurangi ketergantungan petani pada perusahaan besar dan memastikan pendapatan tetap stabil. “Dengan adanya Key Issue harga TBS rakyat yang sehat, produktivitas pertanian bisa meningkat,” pungkas Novermal.

Join the discussion