New Policy: GenAI Mulai Dongkrak Trafik Data, XLSMART Percepat Ekspansi 5G
New Policy: GenAI Mulai Dongkrak Trafik Data, XLSMART Percepat Ekspansi 5G New Policy - Sebagai bagian dari New Policy yang diterapkan, PT XLSMARTTelecom
New Policy: GenAI Mulai Dongkrak Trafik Data, XLSMART Percepat Ekspansi 5G
New Policy – Sebagai bagian dari New Policy yang diterapkan, PT XLSMARTTelecom Sejahtera Tbk (XLSMART) mempercepat ekspansi jaringan 5G guna menjawab peningkatan volume data yang signifikan. Hal ini terjadi karena munculnya layanan GenAI, yang menjadi penggerak utama trafik data baru. Dalam wawancara dengan Bisnis, Kamis (25/6/2026), Reza Mirza, Group Head Corporate Communications & Sustainability XLSMART, mengatakan bahwa perusahaan mulai menemukan indikator peningkatan trafik data yang diakibatkan oleh teknologi kecerdasan buatan. New Policy ini tidak hanya mengarahkan perusahaan pada inovasi jaringan, tetapi juga menyoroti pentingnya adaptasi terhadap kebutuhan pelanggan di era digital yang berkembang pesat.
Peningkatan Trafik Data dan Investasi Jaringan
New Policy XLSMART mencakup strategi transformasi digital yang menitikberatkan pada penguatan jaringan untuk mendukung layanan GenAI. Reza Mirza menjelaskan bahwa AI tidak hanya meningkatkan beban data, tetapi juga mengubah pola investasi operator telekomunikasi. “Kami mengamati bahwa GenAI menjadi penggerak trafik baru, dan kebutuhan ini akan terus tumbuh seiring penggunaan layanan kecerdasan buatan yang semakin luas di perangkat dan aplikasi sehari-hari,” katanya. Perusahaan menilai penting untuk meningkatkan kapasitas jaringan, optimasi efisiensi spektrum, dan peningkatan kualitas layanan dengan latensi rendah, serta densifikasi BTS guna mengakomodasi permintaan yang meningkat.
“New Policy kami dirancang untuk menjawab dinamika pertumbuhan trafik data, terutama dari layanan GenAI. Ini mencakup penyesuaian teknologi jaringan, ekspansi layanan, dan peningkatan investasi di sektor infrastruktur.”
Dalam implementasi New Policy, XLSMART telah menerapkan teknologi jaringan yang terintegrasi dengan kebutuhan AI. Teknologi ini memungkinkan pemantauan trafik secara real-time dan penyesuaian kapasitas otomatis ketika terjadi peningkatan penggunaan. Reza menambahkan, AI bukan hanya menyumbang pertumbuhan trafik, tetapi juga menjadi alat manajemen jaringan yang efektif. “Kami terus memperbaiki struktur jaringan agar bisa menyesuaikan dengan kebutuhan pelanggan dan tuntutan teknologi seperti GenAI,” ujarnya.
Ekspansi 5G dan Target Pencapaian
Sebagai bagian dari New Policy, XLSMART terus memperluas cakupan jaringan 5G hingga mencapai lebih dari 43 kota saat ini. Target perusahaan adalah meningkatkan jumlah kota yang dilayani menjadi 88 pada akhir 2026. Pada kuartal I/2026, jumlah BTS 5G meningkat drastis dari 4.864 unit di kuartal IV/2025 menjadi 12.631 unit. Reza Mirza mengungkapkan, peningkatan ini membuat XLSMART menjadi operator dengan jumlah BTS 5G terbesar di Indonesia.
“New Policy kami menekankan ekspansi 5G sebagai komponen utama strategi pengembangan jaringan. Dengan penambahan lebih dari 7.700 unit BTS 5G di kuartal I/2026, kami percaya ekspansi ini akan mempercepat adopsi teknologi generasi kelima di berbagai sektor,”
Reza menambahkan bahwa penggunaan frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz dalam New Policy menjadi kunci untuk memperkuat daya dukung jaringan. “Frekuensi 700 MHz memberi cakupan luas, sementara 2,6 GHz mempercepat kecepatan transfer data. Kombinasi keduanya diperlukan untuk mencapai efisiensi dan kinerja optimal,” katanya. Dengan penyesuaian frekuensi ini, XLSMART berupaya memastikan layanan 5G tetap kompetitif dan mendukung permintaan data yang semakin kompleks.
Pertumbuhan Trafik Data dan Peran Segmen Bisnis
Selain GenAI, pertumbuhan trafik data juga didorong oleh aktivitas digital harian seperti streaming video, media sosial, dan permainan seluler. Namun, Reza Mirza menekankan bahwa segmen bisnis (enterprise) akan menjadi salah satu penggerak utama trafik data dalam beberapa tahun mendatang. “New Policy kami mencakup pengembangan solusi 5G untuk sektor industri, manufaktur, serta agribisnis, yang akan menjadi tulang punggung pertumbuhan trafik di masa depan,” ujarnya.
“New Policy kami menitikberatkan pada peningkatan kebutuhan pelanggan di sektor bisnis, termasuk pengembangan platform ESTA yang menyediakan layanan 5G untuk industri, manufaktur, dan agribisnis.”
XLSMART mengembangkan platform ESTA, seperti ESTA Prime, ESTA Eco, ESTA Connect 5G, ESTA Vision, dan ESTA Agent, untuk memenuhi permintaan sektor-sektor tersebut. Reza menjelaskan bahwa pertumbuhan trafik data dari segmen bisnis akan lebih signifikan dibandingkan segmen konsumen. “Dengan New Policy, kami menargetkan peningkatan penerapan 5G di sektor industri, yang berdampak pada peningkatan volume data secara signifikan,” katanya. Perusahaan juga menyiapkan strategi khusus untuk menjaga kualitas layanan seiring pertumbuhan trafik.
Proyeksi Pertumbuhan Trafik Global dan Lokal
Proyeksi pertumbuhan trafik data yang dipicu GenAI sejalan dengan laporan Ericsson dalam *Ericsson Mobility Report* Juni 2026. Menurut laporan tersebut, trafik data seluler global diperkirakan meningkat hingga 2031, didorong oleh ekspansi 5G dan layanan *fixed wireless access* (FWA). Pada 2025, trafik data mencapai 146 exabyte (EB) per bulan, dan diperkirakan naik menjadi 328 EB per bulan pada 2031. Jika termasuk FWA, total trafik jaringan seluler mencapai 515 EB per bulan.
“New Policy XLSMART tidak hanya berfokus pada layanan konsumen, tetapi juga mengakomodasi pertumbuhan trafik data dari segmen bisnis, yang diperkirakan akan memberi dampak besar terhadap kebutuhan infrastruktur di Indonesia.”
Ericsson juga menyoroti peran perangkat berbasis *augmented reality* (AR), *virtual reality* (VR), *mixed reality* (MR), serta aplikasi GenAI multimodal sebagai penentu utama pertumbuhan trafik data di masa depan. Reza Mirza menambahkan, New Policy XLSMART telah menyiapkan langkah strategis untuk memastikan jaringan bisa mendukung berbagai aplikasi digital ini. “Dengan mengoptimalkan infrastruktur 5G dan memperkenalkan solusi yang adaptif, kami yakin New Policy akan menjadi fondasi yang kuat dalam meningkatkan kapasitas dan keandalan layanan,” ujarnya.
