Facing Challenges: Bank Sumut Perluas QRESTO ke Deli Serdang, Permudah Pembayaran Pajak Horeka
Bank Sumut Perluas QRESTO ke Deli Serdang: Optimalkan Pendapatan Asli Daerah Melalui Teknologi Digital Facing Challenges - Menyambut tantangan baru dalam
Bank Sumut Perluas QRESTO ke Deli Serdang: Optimalkan Pendapatan Asli Daerah Melalui Teknologi Digital
Facing Challenges – Menyambut tantangan baru dalam pemerintahan daerah, Bank Sumut (Perseroda) meluncurkan inisiatif QRESTO (Quick Response Electronic Splitting System for Tax Optimization) di Kabupaten Deli Serdang. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya bank tersebut untuk mempermudah proses pembayaran pajak bagi sektor hotel, restoran, dan kafe (horeka) di Sumatra Utara. Dengan menyelesaikan penerapan QRESTO di Deli Serdang, Bank Sumut bertujuan meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas pendapatan asli daerah (PAD) melalui penggunaan teknologi digital yang inovatif.
Menjawab Tantangan Pemerintah Daerah
Kolaborasi antara Bank Sumut dan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menghadirkan solusi untuk masalah yang selama ini dihadapi oleh para pemungut pajak. Proses pembayaran manual dan rentan kesalahan kini digantikan oleh sistem otomatis QRESTO. Sistem ini memungkinkan pembagian transaksi menjadi dua bagian: bagian yang masuk ke rekening usaha dan bagian pajak yang langsung dialihkan ke kas daerah. Inisiatif ini bertujuan menjawab tantangan dalam menerima PAD secara tepat waktu dan akurat.
“Menyambut tantangan dalam meningkatkan pendapatan daerah, kita perlu inovasi seperti QRESTO. Sistem ini menjadikan proses pembayaran pajak lebih transparan dan efisien,” kata Sandhy Sofian, Direktur Teknologi Informasi dan Operasional Bank Sumut, dalam wawancara Minggu (28/6/2026).
Proses Otomatis yang Membuka Jalan Baru
Sistem QRESTO bekerja dengan memanfaatkan QRIS (Quick Response Imaging System) yang telah diterapkan secara luas di Sumatra Utara. Saat pelanggan melakukan pembayaran melalui QRIS, transaksi otomatis terbagi menjadi dua bagian: bagian utama untuk usaha dan bagian pajak yang diteruskan ke Pemerintah Kabupaten Deli Serdang. Proses ini terjadi secara real-time, sehingga meminimalkan risiko kesalahan administratif dan mempercepat aliran dana ke kas daerah.
Sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD), Bank Sumut memiliki peran penting dalam mendukung pemerintah lokal melalui inovasi. Penerapan QRESTO di Deli Serdang tidak hanya memudahkan pelaku usaha tetapi juga memastikan bahwa pajak horeka menjadi sumber pendapatan yang lebih terukur. Dengan menghadapi tantangan dalam keterlibatan masyarakat dan pengelolaan keuangan, QRESTO menjadi alat yang memberi dampak langsung pada peningkatan PAD.
Kolaborasi Antara Bank, Pemda, dan Usaha
QRESTO dirancang sebagai kolaborasi antara Bank Sumut, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, dan pelaku usaha horeka. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan transparansi dalam penerimaan pajak sekaligus mengurangi beban administratif bagi pengusaha. Sebelumnya, proses pelaporan dan pembayaran pajak memakan waktu hingga 10 hari, tetapi kini bisa selesai dalam hitungan jam berkat integrasi QRIS dan ETPD.
“Pembayaran pajak horeka menjadi lebih mudah dan akuntabel berkat sistem QRESTO. Ini membantu kita menjawab tantangan dalam mengejar PAD secara optimal,” tutur Asri Ludin Tambunan, Bupati Deli Serdang, dalam pernyataan terpisah.
Implementasi QRESTO juga memperkuat ekosistem pembayaran digital di Sumatra Utara. Dengan menyelesaikan tantangan dalam digitalisasi, Bank Sumut memberikan contoh bagus bagaimana teknologi bisa diadopsi untuk meningkatkan kualitas layanan dan penerimaan pajak. Di sisi lain, pihak usaha mengapresiasi pengurangan birokrasi serta keterlibatan aktif pemerintah dalam memastikan keberlanjutan pendapatan daerah.
Langkah Strategis untuk Transparansi PAD
QRESTO adalah bagian dari strategi Bank Sumut dalam meningkatkan transparansi pendapatan asli daerah. Sistem ini memastikan bahwa pajak horeka tidak hanya terkumpul dengan cepat tetapi juga dipantau secara real-time. Dengan menyelesaikan tantangan dalam kepatuhan pajak, QRESTO menjadi bentuk inovasi yang berdampak langsung pada pengelolaan keuangan daerah.
“Melalui QRESTO, kita bisa mengatasi tantangan dalam distribusi pendapatan daerah. Sistem ini membuat PAD lebih terukur, transparan, dan mudah dipantau,” tambah Ameriza M Moesa, Kepala Perwakilan Bank Indonesia di Sumatra Utara, dalam wawancara terpisah.
Kelancaran QRESTO di Deli Serdang menunjukkan komitmen Bank Sumut untuk menjadi mitra yang aktif dalam transformasi digital pemerintahan. Dengan memperkuat keterlibatan teknologi, bank tersebut menunjukkan bagaimana pendekatan inovatif bisa membuka jalan baru untuk meningkatkan PAD, meskipun dihadapkan pada tantangan seperti resistensi masyarakat atau kebutuhan pelatihan untuk penggunaan sistem.
