Skip to content
7

Official Announcement: Volatilitas Saham BOLA Kala Bali Bintang Sejahtera Jual Anak Usaha

Christopher Johnson - lintasnaya.com 3 mins read

as dan Penjualan Anak Usaha Official Announcement: Perusahaan Bola Kala Bali Bintang Sejahtera (BOLA) mengungkapkan pernyataan resmi mengenai penyebab

Official Announcement: Volatilitas Saham BOLA Kala Bali Bintang Sejahtera Jual Anak Usaha

Official Announcement: BOLA Saham Volatilitas dan Penjualan Anak Usaha

Official Announcement: Perusahaan Bola Kala Bali Bintang Sejahtera (BOLA) mengungkapkan pernyataan resmi mengenai penyebab fluktuasi harga saham yang terjadi belakangan ini. Dalam sebuah pengumuman terbaru, manajemen emiten yang mengelola klub sepak bola Bali United menjelaskan bahwa perubahan mendadak nilai saham tidak disebabkan oleh informasi atau fakta penting yang belum terungkap. Yohanes Ade Bunian Moniaga, Corporate Secretary BOLA, menyatakan bahwa perusahaan memenuhi regulasi pasar dengan mengungkapkan semua data relevan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Perseroan tidak menyimpan fakta material yang belum dilaporkan, baik kepada Bursa Efek Indonesia maupun Otoritas Jasa Keuangan,” ujar Yohanes, Minggu (21/6/2026), dalam laporan yang diterbitkan secara resmi. Ia menjelaskan bahwa perusahaan sedang dalam proses menjual salah satu anak usaha tak langsung, tetapi transaksi ini tidak dianggap sebagai fakta material berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17/POJK.04/2020.

Official Announcement ini juga menyebutkan bahwa penjualan anak usaha masih dalam tahap persiapan dan belum menentukan akhirnya. Menurut Yohanes, OJK akan meninjau keputusan tersebut sebelum transaksi dilakukan, sehingga investor bisa mengantisipasi dampak yang mungkin terjadi. Dalam beberapa hari terakhir, saham BOLA mengalami volatilitas yang cukup tinggi, baik naik maupun turun, meski perusahaan menegaskan tidak ada alasan khusus untuk menghentikan aktivitas bisnis.

Perubahan Harga Saham dan Kinerja Keuangan

Saham BOLA mencatatkan pergerakan signifikan selama periode Juni 2025 hingga Juni 2026. Harga tertinggi tercatat Rp226 per lembar pada 28 Agustus 2025, sementara harga terendah mencapai Rp92 per lembar pada 23 Juni 2025. Volatilitas terparah terjadi pada 22 April 2026, ketika harga turun dari Rp188 menjadi Rp115 per saham dalam satu hari. Meski begitu, nilai saham bergerak dalam rentang yang stabil setelah hari itu, dengan penutupan perdagangan Jumat (19/6/2026) mencatatkan Rp160 per lembar, meningkat 1,27% dibandingkan hari sebelumnya.

Official Announcement menyoroti kinerja keuangan perusahaan selama kuartal I/2026, yang mencatatkan pendapatan sebesar Rp77,86 miliar. Angka ini naik 28,82% dibandingkan kuartal I/2025, tetapi kenaikan ini tidak mampu menyeimbangkan beban operasional yang meningkat 17,30% menjadi Rp83,09 miliar. Akibatnya, rugi sebelum pajak mencapai Rp102,86 miliar, naik drastis 264,57% dibandingkan kuartal sebelumnya. Meski rugi terjadi, manajemen BOLA menegaskan bahwa penjualan anak usaha tak langsung akan menjadi penyangga kinerja keuangan di masa depan.

Respons Investor dan Prospek Bisnis

Volatilitas saham BOLA menimbulkan perhatian dari investor. Sejumlah analis memperkirakan bahwa pengumuman Official Announcement ini akan memengaruhi keputusan mereka, terutama mengenai holding saham yang saat ini berada di level Rp960 miliar. Meski transaksi penjualan anak usaha belum menimbulkan dampak signifikan, risiko pasar tetap menjadi faktor utama yang perlu dipertimbangkan. Yohanes menyatakan bahwa manajemen berkomitmen untuk menjaga transparansi, sehingga investor bisa membuat keputusan yang lebih akurat.

Official Announcement juga menyebutkan bahwa seluruh kebijakan perusahaan selama ini sudah dipertimbangkan secara matang, termasuk efek dari penjualan anak usaha. Perusahaan memperkirakan bahwa transaksi ini akan meningkatkan likuiditas dan mendorong fokus pada bisnis utama, yaitu pengelolaan klub sepak bola Bali United. Dengan peluang pasar yang terbuka, BOLA berharap dapat memperkuat posisi keuangan dan membangun strategi jangka panjang yang lebih stabil.

Manajemen BOLA menambahkan bahwa mereka terus berupaya untuk memperbaiki kinerja keuangan melalui efisiensi operasional dan pengelolaan risiko. Dalam beberapa bulan terakhir, perusahaan telah melakukan beberapa inisiatif untuk meningkatkan pendapatan, termasuk peningkatan pemasaran dan pengembangan infrastruktur. Meski ada tantangan, manajemen optimis bahwa langkah-langkah ini akan membantu memperbaiki kondisi keuangan dan mengurangi fluktuasi harga saham.

Official Announcement juga menegaskan bahwa transaksi penjualan anak usaha akan diumumkan secara resmi setelah mendapat persetujuan dari OJK. Hal ini menunjukkan bahwa manajemen BOLA berkomitmen untuk menjaga konsistensi dan kepercayaan investor. Selain itu, perusahaan memastikan bahwa semua proses keuangan dilakukan dengan transparan dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Dengan langkah ini, BOLA berharap dapat menciptakan stabilitas dan meningkatkan daya tarik pasar di masa depan.

Join the discussion