Skip to content
44

Main Agenda: Siapa Sosok Darmawan Prasodjo yang Masih Bertahan jadi Dirut PLN?

Sandra Hernandez - lintasnaya.com 4 mins read

dan Kontribusinya dalam Politik Main Agenda – PT PLN (Persero) kembali menunjuk Darmawan Prasodjo sebagai direktur utama (Dirut) melalui Rapat Umum Pemegang

Main Agenda: Siapa Sosok Darmawan Prasodjo yang Masih Bertahan jadi Dirut PLN?

Darmawan Prasodjo, Dirut PLN yang Tetap Bertahan dan Kontribusinya dalam Politik

Main Agenda – PT PLN (Persero) kembali menunjuk Darmawan Prasodjo sebagai direktur utama (Dirut) melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar pada 18 Juni 2026. Keputusan ini menunjukkan konsistensi pemerintahan Joko Widodo dalam memperkuat kebijakan energi dan stabilitas operasional perusahaan listrik nasional. Darmo, yang sering disapa oleh kolega sebagai “Darmo,” kembali menjabat setelah menyelesaikan periode sebelumnya, menjadikannya salah satu tokoh utama dalam pengelolaan PLN selama lima tahun terakhir. Keberadaannya di posisi strategis ini menjadi fokus Main Agenda dalam mengamati dinamika manajemen energi Indonesia.

Pemilihan Darmawan Prasodjo sebagai Dirut PLN bukan hanya tentang pengalaman manajerialnya, tetapi juga peran politiknya dalam menyusun kebijakan nasional. Sebelum duduk di kursi direksi, ia aktif dalam lingkaran kebijakan ekonomi dan lingkungan. Posisi Dirut PLN yang dipegangnya mulai 2021 hingga akhir pemerintahan Jokowi pada Oktober 2024, menjadi titik balik dalam Main Agenda pembangunan energi nasional. Dalam beberapa tahun terakhir, ia dinilai berhasil memperkuat pengelolaan sistem listrik dan mendorong transisi ke energi terbarukan, sejalan dengan visi Indonesia menuju ekonomi hijau.

Latar Belakang dan Pendidikan

Darmawan Prasodjo lahir di Magelang, Jawa Tengah, pada 19 Oktober 1970. Ia merupakan anak dari Brigjen TNI (Purn) Sadja Moeljoredjo dan Sudarti Sadja. Ayahnya pernah menjabat kepala SMA Taruna Nusantara di Magelang pada 1994–1998, sementara ibunya merupakan perempuan dengan dedikasi tinggi di bidang pendidikan. Sebelum kembali ke Indonesia, Darmo menuntut ilmu di Texas A&M University, menyelesaikan gelar Sarjana Ilmu Komputer pada 1994, Magister Ilmu Komputer pada 2000, hingga doktor Ekonomi Terapan dan Ekonomi Sumber Daya Alam pada 2011 melalui kerja sama dengan Duke University.

Karier Darmo di Amerika Serikat berlangsung selama 15 tahun, dimulai dari penelitian hingga peran strategis dalam institusi seperti Indonesia Center for Green Economy. Setelah kembali ke Indonesia pada 2012, ia segera terlibat dalam pengembangan kebijakan lingkungan dan ekonomi hijau. Dalam Main Agenda pembangunan nasional, kontribusi akademiknya di bidang ekonomi sumber daya alam dan keberlanjutan energi menjadi dasar untuk memperkuat strategi PLN. Ia juga menjadi dosen utama di Prodi Green Economy Surya University pada 2012–2013, sebelum resmi menjabat sebagai Dirut PLN.

Kiprah dalam Politik dan Kebijakan Nasional

Darmawan Prasodjo memulai perannya dalam politik pada 2014 sebagai anggota Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Ia terlibat dalam proses pemenangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla pada Pilpres 2014, sekaligus mengambil bagian dalam menyusun kebijakan pembangunan jangka panjang. Pada masa jabatan sebagai Deputi I Bidang Pengendalian, Pembangunan, dan Evaluasi Program Prioritas Kantor Staf Presiden (2015–2019), ia terlibat dalam penulisan buku biografi Jokowi dengan judul “Jokowi Mewujudkan Mimpi Indonesia,” yang menjadi refleksi dari Main Agenda visi pemerintahan Jokowi.

“Pak Jokowi mengubah cara pandang pembangunan dari yang bersifat Jawa Sentris menjadi Indonesia Sentris. Juga dalam hal keadilan, mulai dari keadilan sosial di bidang energi, sumber daya alam, pendidikan, dan perlindungan sosial,” ujarnya saat buku tersebut diluncurkan. Buku ini menjadi salah satu bentuk dokumentasi kebijakan nasional yang ia bantu, dan menunjukkan bagaimana Main Agenda pembangunan energi menjadi prioritas dalam sistem pemerintahan.

Bukan hanya dalam kebijakan pemerintah, Darmo juga aktif dalam menyusun Main Agenda peningkatan kualitas layanan listrik. Ia menekankan pentingnya transparansi dan partisipasi masyarakat dalam proyek energi, terutama dalam menghadapi tantangan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan kebutuhan listrik yang meningkat. Karier politiknya yang dimulai dari latar belakang akademik menjadi fondasi untuk menempatkan kebijakan energi dalam perspektif nasional dan global.

Kontribusi dalam Pembangunan Energi Nasional

Darmawan Prasodjo dikenal sebagai tokoh yang mendorong transisi ke energi terbarukan. Sebagai Dirut PLN, ia menghadapi tantangan besar dalam menangani krisis pasokan listrik dan menjaga stabilitas harga. Di bawah kepemimpinannya, PLN berupaya mempercepat pembangunan infrastruktur energi, termasuk pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dan angin (PLTA). Ini menjadi bagian dari Main Agenda keberlanjutan lingkungan dan keadilan sosial dalam pengelolaan energi.

Salah satu pencapaian utama Darmo adalah pengelolaan program subsidi listrik yang lebih efisien, serta pengurangan ketergantungan pada BBM. Ia juga terlibat dalam menyelesaikan proyek pengelolaan daerah aliran sungai (DAS) dan mitigasi risiko bencana alam, yang terkait langsung dengan kebijakan energi. Dalam Main Agenda kebijakan pemerintahan, keberadaan Darmo sebagai Dirut PLN menjadi representasi integrasi antara dunia akademik, politik, dan bisnis dalam menciptakan solusi energi berkelanjutan.

Seiring berjalannya waktu, Darmo tetap menjadi tokoh utama dalam Main Agenda pembangunan nasional. Meski telah menyelesaikan masa jabatan sebagai Dirut PLN, kontribusinya terus terasa melalui partisipasi di berbagai forum kebijakan dan kegiatan publik. Ia juga menjalankan peran sebagai penulis dan pelaku pendidikan, menggali potensi generasi muda dalam bidang energi dan ekonomi hijau. Dengan konsistensi dan pengalaman yang dimilikinya, Darmawan Prasodjo tetap menjadi simbol dari Main Agenda yang mengutamakan keberlanjutan, inovasi, dan kesejahteraan masyarakat.

Join the discussion