Skip to content
44

Latest Program: Pertamina Drilling Garap Layanan Stimulasi Sumur Perdana di Sumsel

Anthony Moore - lintasnaya.com 3 mins read

Pertamina Drilling Garap Layanan Stimulasi Sumur Perdana di Sumsel Latest Program - Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) kini

Latest Program: Pertamina Drilling Garap Layanan Stimulasi Sumur Perdana di Sumsel

Pertamina Drilling Garap Layanan Stimulasi Sumur Perdana di Sumsel

Latest Program – Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) kini memperkenalkan inisiatif terbaru dalam ekspansi layanan High Pressure Pumping Non-Rig Services, yang menjadi bagian dari strategi pengembangan bisnis mereka. Tindakan ini didorong oleh meningkatnya permintaan industri migas untuk optimasi produksi tanpa mengandalkan pengeboran baru. Direktur Operasi Pertamina Drilling, Aziz Muslim, menyatakan bahwa keberhasilan proyek pertama di South Sumatra menjadi bukti kesiapan perusahaan untuk memperluas operasional ke bidang layanan selain pengeboran, termasuk penerapan teknologi stimulasi sumur yang inovatif.

Perluasan Layanan Stimulasi Sumur: Strategi Terbaru Pertamina Drilling

Latest Program yang diumumkan Pertamina Drilling mencakup penerapan teknologi stimulasi sumur sebagai solusi untuk meningkatkan produktivitas lapangan migas. Proyek ini berfokus pada penerapan metode matrix acidizing menggunakan larutan HCl (Hydrochloric Acid) 15% pada Formasi Talang Akar, dengan interval perforasi di kedalaman 1.963–1.966 meter MD. Teknologi ini bertujuan untuk melarutkan endapan yang menghambat aliran fluida, sehingga meningkatkan konektivitas reservoir dan memperbaiki kinerja produksi. Dengan pendekatan ini, perusahaan tidak hanya menjawab kebutuhan industri, tetapi juga menunjukkan komitmen terhadap inovasi dalam bidang jasa energi.

Latest Program ini merupakan bagian dari upaya Pertamina Drilling untuk menjaga konsistensi dalam layanan energi, terutama di tengah tantangan global terhadap eksploitasi sumber daya migas. Direktur Operasi Aziz Muslim menjelaskan bahwa ekspansi ke layanan stimulasi sumur memberikan peluang untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi biaya produksi. “Kami ingin menjadi mitra yang mampu menyediakan solusi terpadu untuk meningkatkan produktivitas lapangan, baik melalui pengeboran maupun layanan non-rig lainnya,” tuturnya.

Pengalaman Sebelumnya dan Pembaruan Teknologi

Sebelumnya, Pertamina Drilling telah membangun keahlian dalam layanan hydraulic fracturing di wilayah kerja PHR Zona 2 dan 3 sejak Januari 2025. Pengalaman ini menjadi fondasi untuk meluncurkan program stimulasi sumur berbasis non-rig, yang berbeda dari metode tradisional. Dalam proyek baru di Sumsel, perusahaan menekankan penerapan teknologi yang lebih canggih dan ramah lingkungan, sesuai dengan target pengembangan bisnis yang terus berubah. Proyek pertama ini menunjukkan potensi layanan untuk meningkatkan produksi Sumur GNK-104 hingga 65 barel minyak per hari (BOPD), dengan peningkatan signifikan dalam efektivitas operasional.

Latest Program yang diterapkan Pertamina Drilling juga menjawab tantangan global dalam mengoptimalkan produksi migas. Dengan metode stimulasi sumur, perusahaan dapat membantu mengakses sumber daya yang lebih sulit, sekaligus memperpanjang usia sumur tanpa perlu menggali lebih dalam. Teknologi ini tidak hanya meningkatkan kapasitas produksi, tetapi juga mengurangi risiko lingkungan seiring penggunaan bahan kimia yang terkendali dan teknik penerapan yang presisi. Aziz Muslim menambahkan bahwa pengembangan layanan ini menjadi bagian dari komitmen Pertamina Drilling untuk mendukung target produksi nasional sekaligus menjaga daya saing di pasar energi.

Program stimulasi sumur ini diharapkan menjadi contoh sukses dalam penerapan inovasi jasa energi di Indonesia. Pertamina Drilling tidak hanya menjadi penyedia jasa pengeboran, tetapi juga beralih menjadi pemain yang mampu menghadirkan solusi untuk meningkatkan kinerja sumur secara bersinergi. Dengan model High Pressure Pumping Non-Rig Services, perusahaan memastikan bahwa layanan mereka selaras dengan kebutuhan industri migas yang terus berkembang, termasuk kebutuhan untuk memaksimalkan produksi dari sumur-sumur yang sudah ada.

Kehadiran Latest Program di Sumsel juga menjadi langkah strategis dalam mengisi celah pasar di sektor energi. Dengan memperluas layanan stimulasi sumur, Pertamina Drilling menunjukkan kemampuan untuk beradaptasi terhadap dinamika industri migas. Proyek ini tidak hanya meningkatkan kapasitas produksi, tetapi juga menciptakan model bisnis yang lebih fleksibel dan efektif, yang dapat diterapkan di daerah lain. Aziz Muslim menyatakan bahwa layanan ini menawarkan nilai tambah bagi pelanggan, karena menggabungkan keahlian teknis dengan efisiensi operasional yang tinggi.

Join the discussion