Skip to content
44

Historic Moment: Kejar Perpanjangan IUPK, Freeport Ajukan Draf Divestasi Saham ke Pemerintah

John Moore - lintasnaya.com 3 mins read

Freeport Ajukan Draf Divestasi Saham dalam Moment Bersejarah Historic Moment - Dalam moment bersejarah, PT Freeport Indonesia (PTFI) mengajukan draf transfer

Historic Moment: Kejar Perpanjangan IUPK, Freeport Ajukan Draf Divestasi Saham ke Pemerintah

Freeport Ajukan Draf Divestasi Saham dalam Moment Bersejarah

Historic Moment – Dalam moment bersejarah, PT Freeport Indonesia (PTFI) mengajukan draf transfer saham sebesar 12% kepada pemerintah sebagai syarat perpanjangan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK). Presiden Direktur PTFI Tony Wenas mengatakan, dokumen ini harus ditandatangani sebelum penerbitan perpanjangan IUPK setelah 2041. “Kami sudah menyerahkan drafnya ke pemerintah,” ujarnya, dikutip dari Antara pada Jumat (19/6/2026). Tindakan ini menjadi langkah penting dalam menyesuaikan kepemilikan saham dan memastikan keberlanjutan operasi tambang di Papua.

Perjanjian MoU sebagai Dasar Syarat Divestasi

Perjanjian pemindahan saham Freeport-McMoRan Inc. (FCX) di PTFI sebesar 12% telah ditetapkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani dalam Indonesia–US Business Summit di Washington, D.C., Rabu (18/2/2026). MoU ini menjadi dasar bagi syarat perpanjangan IUPK, dimana FCX bersedia mengalihkan sahamnya tanpa biaya, tetapi wajib mengganti pengeluaran proporsional berdasarkan nilai buku jika investasi tetap memberikan manfaat setelah 2041. Moment bersejarah ini menandai upaya pemerintah untuk meningkatkan keterlibatan lokal dalam sektor pertambangan.

“Salah satu syarat penerbitan IUPK adalah ditandatanganinya transfer of shares [pengalihan saham] sebelum 2041. Saat ini belum [ditandatangani], masih dalam proses,” ujar Tony.

Proses Pemindahan Saham dan Efek Kepemilikan

Proses transfer saham baru dimulai pada 2041. Dengan demikian, FCX masih mempertahankan kepemilikan saat ini di PTFI sebesar 48,76% hingga tahun tersebut. Setelahnya, persentase kepemilikan perusahaan akan turun menjadi sekitar 37%. PTFI juga akan melakukan perubahan terhadap IUPK dengan memperpanjang hak operasinya selama masa umur cadangan. Moment bersejarah ini memberikan kesempatan bagi PTFI untuk mengutamakan hilirisasi lokal dan berkontribusi lebih besar pada pembangunan wilayah Papua.

Komitmen PTFI untuk Masa Depan Papua

Dalam kesepakatan MoU, PTFI dijanjikan meningkatkan kontribusi bagi masyarakat Papua, termasuk pendanaan pembangunan satu rumah sakit dan dua fasilitas pendidikan medis. Perusahaan juga berkomitmen untuk menambah belanja eksplorasi serta mempercepat penelitian mengenai sumber daya tambang jangka panjang dan potensi ekspansi. Selain itu, PTFI akan terus mengutamakan hilirisasi lokal melalui penjualan produk tembaga olahan, logam mulia, asam sulfat, dan lainnya.

PTFI juga berencana memperluas pasar tembaga olahan ke Amerika Serikat (AS) jika negara tersebut membutuhkan pasokan tambahan. Struktur tata kelola dan ketentuan perjanjian pemegang saham, IUPK, serta dokumen lainnya akan tetap berlaku selama masa umur cadangan tambang. Dengan moment bersejarah ini, PTFI diharapkan bisa menjadi mitra strategis dalam pengembangan ekonomi daerah dan pembangunan sumber daya manusia.

Kesiapan dan Langkah Strategis Menuju 2041

PTFI terus mempersiapkan segala aspek untuk memenuhi syarat perpanjangan IUPK. Dalam proses ini, perusahaan melibatkan pihak pemerintah dan berbagai stakeholder lokal untuk memastikan komitmen yang jelas terhadap peningkatan kualitas kehidupan masyarakat. Moment bersejarah ini juga menunjukkan keseriusan PTFI dalam menjaga keberlanjutan operasi tambang, sekaligus memperkuat kemitraan dengan pemerintah dalam menyusun kebijakan pertambangan nasional.

Penandatanganan draf divestasi saham ini dianggap sebagai bagian dari langkah strategis PTFI untuk menjaga keseimbangan antara keuntungan bisnis dan kontribusi sosial. Dengan penurunan kepemilikan saham, perusahaan diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan partisipasi masyarakat dalam sektor tambang. Moment bersejarah ini juga menjadi momentum penting dalam menegaskan komitmen pengelolaan sumber daya bumi yang berkelanjutan.

Join the discussion