Key Strategy: Idiec: Shopee dan TikTok Shop Unggul Lewat Video, Live Shopping, Afiliator, dan Promosi
Shopee dan TikTok Shop Unggul Lewat Strategi Key dan Konten Digital Pandangan Idiec tentang Dominasi Shopee dan TikTok Shop Key Strategy - Dalam wawancara
Shopee dan TikTok Shop Unggul Lewat Strategi Key dan Konten Digital
Pandangan Idiec tentang Dominasi Shopee dan TikTok Shop
Key Strategy – Dalam wawancara terbaru, Idiec mengungkap bahwa Shopee dan TikTok Shop berada di posisi teratas dalam persaingan e-commerce Indonesia berkat strategi Key yang terintegrasi dengan konten digital, hiburan, dan pengalaman belanja yang dinamis. Tesar Sandikapura, Ketua Umum Idiec, menyatakan bahwa pola belanja konsumen telah bergeser. Mereka tidak hanya mencari produk, tetapi juga menginginkan kenyamanan, interaksi, dan hiburan selama proses transaksi.
“Strategi Key di Shopee dan TikTok Shop berhasil menggabungkan belanja dengan video pendek, live shopping, program afiliasi, serta promosi kreatif. Dengan kombinasi ini, mereka meningkatkan retensi pengguna dan membangun hubungan emosional yang kuat. Untuk mengejar ketertinggalan, Lazada dan Blibli harus mengembangkan strategi Key yang lebih inovatif dan fokus pada pengalaman berbelanja yang unik,” kata Tesar.
Analisis idEA terkait Perubahan Pangsa Pasar
Analisis dari idEA menunjukkan bahwa dominasi Shopee dan TikTok Shop mencerminkan adaptasi yang cepat terhadap kebutuhan konsumen. Persaingan di sektor ini semakin ketat, dengan setiap platform mencoba membedakan diri melalui strategi Key yang beragam. Budi Primawan, Sekretaris Jenderal idEA, mengatakan bahwa pergeseran pangsa pasar tidak bisa dijelaskan oleh satu faktor saja, tetapi dipengaruhi oleh kombinasi inovasi dan kualitas layanan.
Platform seperti Shopee dan TikTok Shop sukses memanfaatkan potensi video dan live shopping sebagai strategi Key utama. Video pendek, misalnya, memungkinkan pengguna mengenal produk secara cepat dan menarik, sementara live shopping menciptakan interaksi langsung antara pembeli dan penjual. Program afiliasi juga menjadi pilar strategi Key yang menghubungkan pelaku usaha kecil dan besar dengan konsumen secara efektif.
Data Pangsa Pasar E-Commerce Indonesia Tahun 2025
Laporan E-Commerce in Southeast Asia 2026 oleh Momentum Works menunjukkan bahwa Shopee tetap memimpin dengan 54% pangsa pasar pada 2025, naik dari 46% pada 2024. TikTok Shop dan Tokopedia mengikuti dengan 38% pangsa pasar, sehingga dua platform ini menguasai sekitar 92% dari total nilai transaksi kotor (GMV) e-commerce nasional. GMV e-commerce Indonesia mencapai US$57,7 miliar atau Rp999,4 triliun pada 2025, meningkat dari US$56,5 miliar pada 2024.
Penggunaan strategi Key seperti live shopping dan afiliasi berkontribusi signifikan pada peningkatan pangsa pasar. Lazada dan Blibli, meskipun masih relevan, mengalami penurunan pangsa pasar. Lazada hanya mendapat 6%, turun dari 7% di tahun sebelumnya, sementara Blibli hanya 3%, lebih rendah dari 4%. Bukalapak, yang sebelumnya menyumbang 10% GMV, kini tidak lagi masuk dalam daftar pemain utama, menunjukkan pergeseran dominasi yang signifikan.
Kemungkinan Masa Depan Persaingan E-Commerce
Budi menambahkan bahwa strategi Key akan terus menjadi faktor penentu dalam menggerakkan pertumbuhan ekosistem digital. Setiap platform, termasuk Lazada, Blibli, Shopee, TikTok Shop, dan Tokopedia, harus berinovasi untuk memenuhi preferensi konsumen yang terus berkembang. Dengan strategi Key yang terpadu, persaingan akan mendorong kualitas layanan, variasi produk, dan kepuasan pengguna.
Dalam konteks ini, penggunaan video dan live shopping bukan hanya sebagai sarana promosi, tetapi sebagai bagian dari strategi Key yang membangun loyalitas pengguna. Integrasi konten digital ke dalam transaksi memungkinkan konsumen menikmati pengalaman belanja yang menyenangkan, sekaligus mengurangi kebosanan dalam memilih platform. Idiec menekankan bahwa strategi Key yang terus diperbarui akan menjadi kunci untuk tetap kompetitif dalam pasar yang semakin dinamis.
Kontribusi Strategi Key terhadap Kecerdasan Konsument
Strategi Key di Shopee dan TikTok Shop juga berperan dalam meningkatkan kecerdasan konsument. Dengan video pendek yang menampilkan informasi produk secara jelas, konsumen bisa membuat keputusan belanja yang lebih terinformasi. Live shopping, di sisi lain, mempercepat proses pembelian karena interaksi langsung dengan penjual. Strategi Key ini memberikan keunggulan dalam hal aksesibilitas, keterlibatan, dan kejelasan informasi.
idEA memprediksi bahwa persaingan e-commerce akan semakin bergantung pada strategi Key yang mampu memenuhi kebutuhan pengguna. Platform yang bisa menawarkan kombinasi antara konten kreatif, hiburan, dan transaksi efisien akan memiliki peluang besar untuk menarik pengguna. Shopee dan TikTok Shop telah membuktikan bahwa strategi Key yang terintegrasi berdampak besar pada pertumbuhan pangsa pasar dan kepuasan pelanggan.
Potensi Tantangan dan Peluang bagi Platform Lain
Konsumen yang semakin cerdas dan beragam memberikan tantangan bagi platform e-commerce lain. Lazada dan Blibli harus mengevaluasi strategi Key mereka untuk menyasar segmen yang lebih luas. Misalnya, dengan mengembangkan program afiliasi yang lebih menarik atau meningkatkan kualitas video promosi, kedua platform ini bisa mengubah pola kebiasaan pengguna. Budi menekankan bahwa inovasi dan adaptasi menjadi aset terpenting dalam mempertahankan dominasi pasar.
