Skip to content
550

Main Agenda: Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara Diyakini Kerek Kunjungan Turis Malaysia

Anthony Wilson - lintasnaya.com 4 mins read

tranegara Diharapkan Meningkatkan Kunjungan Wisatawan Malaysia Main Agenda menjadi fokus utama pemerintah Kota Bandung dalam upaya meningkatkan jumlah

Main Agenda: Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara Diyakini Kerek Kunjungan Turis Malaysia

Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara Diharapkan Meningkatkan Kunjungan Wisatawan Malaysia

Main Agenda menjadi fokus utama pemerintah Kota Bandung dalam upaya meningkatkan jumlah wisatawan Malaysia yang berkunjung ke wilayah ini. Kembalinya operasional Bandara Husein Sastranegara pada Agustus hingga September 2026 diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi serta perluasan aksesibilitas wisatawan mancanegara, khususnya dari negara tetangga Malaysia. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengungkapkan bahwa reaktivasi bandara ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk mengakselerasi pertumbuhan pariwisata dan investasi di Kota Bandung.

Infrastruktur dan Rute Penerbangan yang Diperluas

Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara tidak hanya sekadar mengembalikan fungsi dasarnya sebagai pusat penerbangan, tetapi juga menargetkan peningkatan kualitas infrastruktur dan ekspansi rute penerbangan. Farhan menjelaskan bahwa proyek ini mencakup perbaikan akses jalan, normalisasi sistem drainase, serta peningkatan fasilitas penerangan jalan umum (PJU) di sekitar kawasan bandara. “Pembangunan infrastruktur ini menjadi prioritas untuk memastikan layanan transportasi udara berjalan optimal dan meningkatkan kenyamanan wisatawan,” ujarnya.

Sejumlah maskapai penerbangan domestik dan internasional telah menyatakan siap mengisi slot penerbangan yang direncanakan. Rute internasional mencakup Kuala Lumpur, Johor Bahru, dan Singapura, sementara rute domestik meliputi Medan, Pekanbaru, Padang, Batam, Pontianak, Makassar, dan Denpasar. Dengan tambahan delapan destinasi baru, ketersediaan pilihan destinasi pariwisata dari Malaysia ke Kota Bandung akan semakin menarik. Selain itu, peningkatan jumlah penerbangan diperkirakan akan membuka peluang kerja sama bisnis dan pertukaran budaya antara kedua negara.

Konektivitas dan Konsep Transportasi Terintegrasi

Untuk memudahkan perjalanan wisatawan, Pemkot Bandung sedang mendorong konsep transportasi terpadu yang menghubungkan bandara dengan pusat kota. Salah satu inisiatifnya adalah pengembangan layanan shuttle yang akan mengantar tamu langsung dari terminal ke destinasi utama Kota Bandung. “Kami sedang finalisasi desain shuttle ini, dan keberadaannya akan memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi waktu dan biaya perjalanan wisatawan Malaysia,” jelas Farhan.

Selain shuttle, pemerintah juga berencana memperkuat kemitraan dengan perusahaan taksi dan transportasi umum. Dengan menggabungkan sistem transportasi ini, kota Bandung berharap mempercepat aliran wisatawan sekaligus menunjang aksesibilitas ke berbagai atraksi pariwisata, seperti Museum Konferensi Asia Afrika, Taman Sari, dan kawasan wisata alam seperti Lembang. “Main Agenda kami adalah membangun ekosistem yang mendukung mobilitas wisatawan secara optimal,” tambahnya.

Dampak Ekonomi dan Pariwisata yang Menjanjikan

Kelahiran kembali Bandara Husein Sastranegara diperkirakan akan memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian Kota Bandung. Farhan menyebutkan bahwa akses udara yang lebih baik akan meningkatkan penjualan produk lokal, seperti kopi, makanan khas, serta kerajinan tangan, karena wisatawan dari Malaysia bisa dengan mudah mengunjungi kota ini. “Selain itu, wisatawan akan memperkenalkan Kota Bandung kepada dunia internasional, termasuk pasar wisata di negara-negara lain,” imbuhnya.

“Reaktivasi bandara dengan delapan destinasi domestik dan tiga destinasi internasional tidak serta-merta langsung mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata, apabila kesiapan kita belum memadai. Dalam waktu kurang dari dua bulan, kami akan memastikan semua persiapan berjalan optimal,” pungkas Farhan.

Dengan terbentuknya akses yang lebih mudah, jumlah kunjungan wisatawan Malaysia ke Kota Bandung bisa meningkat hingga dua hingga tiga kali lipat. Farhan optimis bahwa Main Agenda ini akan menjadi pemicu utama peningkatan angka wisatawan asing yang datang ke kota ini. “Kami percaya bahwa bandara ini bisa menjadi jembatan emas bagi perekonomian dan industri pariwisata Kota Bandung,” katanya.

Strategi Pemasaran dan Dukungan Industri

Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara tidak hanya mengandalkan infrastruktur, tetapi juga strategi pemasaran yang lebih intensif. Pemkot Bandung berencana meluncurkan kampanye promosi khusus yang menyoroti keunikan Kota Bandung sebagai destinasi wisata budaya dan alam. “Kami akan bekerja sama dengan industri pariwisata dan kementerian luar negeri untuk membangun citra baru Kota Bandung di mata wisatawan Malaysia,” ujar Farhan.

Kemitraan dengan perusahaan penerbangan dan hotel juga menjadi bagian dari Main Agenda ini. Dengan memastikan ketersediaan akomodasi yang memadai, kota Bandung berharap meningkatkan daya tarik wisatawan Malaysia. “Kami akan mengajak industri penerbangan dan pariwisata untuk saling mendukung, sehingga memastikan pengalaman wisatawan yang optimal,” pungkasnya.

Harapan Masa Depan dan Perbandingan dengan Kota Lain

Main Agenda reaktivasi Bandara Husein Sastranegara juga ditujukan untuk menjaga daya saing Kota Bandung dalam industri pariwisata nasional dan internasional. Dengan menghadirkan lebih banyak pilihan destinasi, kota ini bisa bersaing dengan kota-kota besar lain seperti Jakarta atau Surabaya dalam menarik kunjungan wisatawan Malaysia. “Kami ingin memastikan bahwa Bandung tetap menjadi destinasi utama, bahkan lebih dari sebelumnya,” kata Farhan.

Dalam jangka panjang, reaktivasi bandara ini diharapkan bisa menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Kota Bandung. Farhan menyebutkan bahwa selain wisatawan, bandara juga bisa menjadi akses untuk bisnis dan investasi asing yang ingin menjangkau pasar Indonesia. “Main Agenda ini menjadi langkah penting untuk menjaga momentum pengembangan ekonomi dan pariwisata,” pungkasnya.

Join the discussion