Skip to content
215

Latest Program: Menko PM Cek Pelayanan JKN Di RSUD Cengkareng

Christopher Johnson - lintasnaya.com 2 mins read

Menko PM Tinjau Peningkatan Layanan JKN di RSUD Cengkareng Latest Program - JAKARTA - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus berupaya

Latest Program: Menko PM Cek Pelayanan JKN Di RSUD Cengkareng

Menko PM Tinjau Peningkatan Layanan JKN di RSUD Cengkareng

Latest Program – JAKARTA – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus berupaya mengoptimalkan akses layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi peserta yang membutuhkan perawatan di rumah sakit. Kolaborasi dengan fasilitas kesehatan menjadi fokus utama dalam mempercepat proses pendaftaran hingga pelayanan medis berjalan lancar. Hal ini ditegaskan oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar atau dikenal sebagai Cak Imin, saat melakukan inspeksi langsung ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cengkareng pada Rabu (01/07).

Transformasi Layanan JKN Melalui Teknologi dan Pendampingan

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menjelaskan bahwa perbaikan layanan JKN tidak hanya berupa penyederhanaan prosedur administrasi atau penggunaan teknologi, tetapi juga melibatkan pendampingan peserta selama berada di rumah sakit. “Komitmen kami adalah memastikan peserta merasakan manfaat dari transformasi ini. Kami terus memperkuat kerja sama dengan rumah sakit agar akses layanan kesehatan lebih cepat dan nyaman,” ujar Pujo.

“Transformasi pelayanan harus benar-benar dirasakan oleh peserta. Karena itu, kami senantiasa memperkuat kolaborasi dengan rumah sakit agar peserta dapat mengakses layanan kesehatan secara lebih mudah, mulai dari proses pendaftaran hingga memperoleh pelayanan medis,” tegas Pujo.

Satgas inovasi seperti Anjungan Pendaftaran Mandiri (APM) dan Petugas BPJS SATU menjadi alat untuk mempercepat administrasi dan memberikan bantuan informasi. APM, kata Pujo, berperan dalam menyederhanakan urusan kepesertaan, sementara BPJS SATU siap menjawab pertanyaan peserta terkait hak, kewajiban, dan alur pelayanan. “Dengan adanya petugas BPJS SATU, peserta bisa mendapatkan informasi yang jelas sekaligus bantuan saat menghadapi hambatan,” tambahnya.

Program REHAB 3.0 dan Inovasi PASTI

Untuk memastikan kepesertaan tetap aktif, Pujo mengajak peserta memeriksa status keaktifannya secara berkala. Terutama bagi kelompok Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan Pekerja Bukan Penerima Upah Pemerintah Daerah (PBPU Pemda), BPJS Kesehatan memperkenalkan inovasi PASTI (Pantau Status Kepesertaan dan Informasi) yang memudahkan verifikasi secara digital. “Program REHAB 3.0 juga hadir untuk membantu peserta dengan tunggakan iuran, dengan skema pembayaran bertahap yang lebih fleksibel,” jelas Pujo.

“Kami ingin memastikan setiap peserta merasa terbantu saat mengakses layanan kesehatan. Ketika peserta membutuhkan informasi mengenai alur pelayanan, administrasi, maupun hak dan kewajibannya sebagai peserta JKN, ada petugas BPJS SATU yang siap memberikan pendampingan,” tegas Pujo.

Kehadiran Petugas BPJS SATU di RSUD Cengkareng mendapat sambutan positif dari banyak peserta. Mereka mengaku puas dengan proses pendaftaran yang lebih efisien serta tindakan medis yang terjamin. Cak Imin menambahkan, pemerintah terus berupaya menjaga kualitas layanan katastropik di rumah sakit agar tetap optimal. “Program JKN bertujuan mewujudkan akses layanan kesehatan yang murah dan merata bagi seluruh masyarakat Indonesia,” pungkasnya.

Join the discussion