Skip to content
84

Official Announcement: Apple Gugat OpenAI atas Dugaan Pencurian Rahasia Dagang

Joseph Jones - lintasnaya.com 3 mins read

Apple Gugat OpenAI atas Dugaan Pencurian Rahasia Dagang Official Announcement – Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan teknologi raksasa Apple meluncurkan gugatan

Official Announcement: Apple Gugat OpenAI atas Dugaan Pencurian Rahasia Dagang

Apple Gugat OpenAI atas Dugaan Pencurian Rahasia Dagang

Official Announcement – Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan teknologi raksasa Apple meluncurkan gugatan terhadap OpenAI, perusahaan AI terkemuka, atas dugaan pencurian rahasia dagang dan pelanggaran kontrak. Gugatan ini telah didaftarkan di Pengadilan Distrik Utara California, Amerika Serikat, pada Jumat (10/7/2026). Dalam pengajuan tuntutan resmi, Apple menuding sejumlah mantan karyawan perusahaan yang kini bekerja di OpenAI terlibat dalam aksi mengambil data konfidensial yang belum dirilis kepada publik.

Detail Pencurian Data dan Peran Senior OpenAI

Dalam Official Announcement terbaru, Apple menyebut bahwa tim senior OpenAI, termasuk Chief Hardware Officer Tang Tan, diduga terlibat dalam praktik ini. Perusahaan mengklaim bahwa Tang Tan menggunakan nama kode proyek Apple selama proses rekrutmen, meminta kandidat membawa komponen perangkat keras saat wawancara, serta mengarahkan mantan karyawan Apple agar menghindari sistem keamanan perusahaan. Selain itu, ia juga diduga mendorong orang lain untuk mengakses informasi rahasia Apple, yang mencakup teknologi, proses, dan produk yang belum diperkenalkan.

Apple menegaskan bahwa gugatan ini bertujuan untuk melindungi inovasi dan kerja keras tim internal mereka. Perusahaan menilai bahwa aksi OpenAI melibatkan penggunaan data rahasia secara tidak sah, yang berpotensi memberikan keuntungan kompetitif bagi perusahaan AI tersebut. Dalam Official Announcement yang dirilis, Apple menyoroti peran penting karyawan dalam menjaga keamanan data, termasuk penggunaan laptop perusahaan untuk mengunduh dokumen teknis yang disimpan secara aman.

Alasan dan Evidensi Gugatan Apple

Menurut Official Announcement yang disampaikan oleh Apple, investigasi internal mereka mengungkap indikasi bahwa OpenAI dan mitranya mengakses informasi perusahaan untuk pengembangan produk perangkat keras. Salah satu contoh yang disebutkan adalah teknik penyelesaian akhir (metal finishing) yang diduga eksklusif Apple, tetapi kini digunakan oleh OpenAI setelah memperoleh izin dari mitra. Apple menilai hal ini sebagai bentuk penggunaan informasi yang salahguna, yang merugikan keuntungan dagang mereka.

Sebelum gugatan ini diajukan, Apple telah mengirimkan surat ke OpenAI pada Februari lalu untuk menyampaikan kekhawatiran terkait dugaan pencurian rahasia. Namun, hingga saat ini, tidak ada tanggapan yang diterima. Perusahaan menegaskan bahwa tindakan mantan karyawan adalah bagian dari upaya OpenAI memperoleh keuntungan dari informasi yang secara tidak sah disalahgunakan. Dalam Official Announcement terbarunya, Apple memperjelas bahwa tindakan tersebut melanggar kontrak kerja dan kewajiban kerahasiaan yang dijanjikan.

Respons OpenAI dan Implikasi untuk Industri Teknologi

OpenAI membantah tuntutan Apple dalam Official Announcement mereka. Dalam pernyataan di akun X, perusahaan menyatakan bahwa mereka tidak memiliki minat pada rahasia dagang perusahaan lain. “Kami tetap fokus pada pengembangan teknologi inovatif yang mampu memberdayakan pengguna di seluruh dunia,” tulis OpenAI. Meski demikian, Apple berharap gugatan ini dapat memberikan pengaruh pada praktik kerja sama antar perusahaan teknologi, terutama dalam konteks pertukaran informasi yang terjadi secara luas.

Kabarnya, OpenAI sedang membangun perangkat keras pertamanya, yang diperkirakan akan diluncurkan dalam waktu dekat. Analis Ming-Chi Kuo menilai bahwa produk tersebut kemungkinan berupa ponsel pintar berbasis AI. Apple menganggap hal ini sebagai bukti bahwa OpenAI memanfaatkan informasi mereka untuk mengembangkan produk kompetitif. Dalam Official Announcement ini, perusahaan juga menyoroti pentingnya perlindungan hak intelektual dalam industri teknologi yang semakin kompetitif.

Adapun penggugat yang didaftarkan oleh Apple, mengacu pada beberapa mantan karyawan yang dianggap terlibat langsung dalam aksi mencuri data. Salah satu nama yang disebutkan adalah Chang Liu, yang bekerja di Apple selama delapan tahun sebagai Senior Systems Electrical Engineer. Liu diduga tidak mengembalikan laptop perusahaan setelah bergabung dengan OpenAI, yang digunakan untuk mengunduh dokumen teknis rahasia. Apple menilai bahwa langkah ini adalah bagian dari strategi OpenAI untuk mempercepat pengembangan produk mereka.

Join the discussion