Skip to content
84

New Policy: Nvidia Cs Diklaim Antre Bangun Data Center di RI, Investasi US$20 Miliar

Anthony Brown - lintasnaya.com 3 mins read

Nvidia Cs Masuk Proyek Data Center RI, Investasi 20 Miliar Dolar AS New Policy - Dalam New Policy terbaru, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga

New Policy: Nvidia Cs Diklaim Antre Bangun Data Center di RI, Investasi US$20 Miliar

Nvidia Cs Masuk Proyek Data Center RI, Investasi 20 Miliar Dolar AS

New Policy – Dalam New Policy terbaru, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa sejumlah perusahaan teknologi global, termasuk Nvidia, sedang mengantre pembangunan infrastruktur data center di Indonesia. New Policy ini berfokus pada pengembangan ekosistem digital dan kecerdasan buatan (AI) yang diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi sektor teknologi nasional. Saat ini, total kapasitas data center yang telah dibangun di Indonesia mencapai 580 megawatt, dengan nilai investasi per unit mencapai sekitar satu juta dolar AS. Airlangga menegaskan bahwa proyeksi investasi untuk peningkatan kapasitas infrastruktur digital akan mencapai antara 15 hingga 20 miliar dolar AS.

Kapasitas Data Center Akan Meningkat Drastis

Menurut Airlangga, Kemenko Perekonomian menerima antrean tambahan kapasitas data center hingga 1,3 gigawatt. “New Policy ini memberikan ruang bagi pengembangan ekosistem digital yang lebih masif, termasuk mempercepat pengadaan infrastruktur kritis seperti data center,” jelasnya saat diwawancara di Kantor Kemenko Perekonomian, Jumat (10/7/2026). Ia menambahkan bahwa keberadaan data center menjadi faktor penting dalam mengakselerasi inovasi teknologi, terutama di bidang AI berbasis quantum computing. Dengan adanya peningkatan kapasitas ini, Indonesia berpotensi menjadi pusat perusahaan teknologi global yang mencari tempat investasi strategis di Asia Tenggara.

“Kalau tambahan lagi sekitar 1,3 GW, ini yang sekarang di Batam itu investasinya sekitar US$15 miliar hingga US$20 miliar yang sudah on the pipeline,” tambah Airlangga.

Salah satu perusahaan yang turut disebut dalam New Policy adalah Nvidia, yang akan bekerja sama dengan perusahaan teknologi asal Australia. Meski nama lengkap mitra Nvidia belum diungkapkan, proyek ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing sektor digital Indonesia. Selain Nvidia, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) juga berkomitmen untuk ikut menyuntikkan modal langsung dalam pengembangan data center. “Data center menjadi elemen utama dalam ekosistem AI, sehingga keberadaannya akan mempercepat kemajuan teknologi di negara ini,” ujarnya.

Kemitraan Dengan Arm dan Strategi Infrastruktur

Airlangga menekankan bahwa kerja sama dengan Arm Holdings, perusahaan semikonduktor Inggris, akan menjadi bagian integral dari New Policy. Dalam kolaborasi ini, pemerintah berupaya membangun fondasi SDM yang kompetitif untuk mendukung pengembangan AI dan quantum computing. “Kerja sama dengan Arm akan membantu menghasilkan 15.000 insinyur dan pekerja teknologi Indonesia dalam beberapa tahun mendatang,” tuturnya. Selain itu, New Policy juga melibatkan perluasan jaringan serat optik bawah laut, yang akan menghubungkan Batam ke Singapura dan ke Amerika Serikat melalui Bitung, Sulawesi Utara.

“Dengan jaringan serat optik yang lebih luas, Indonesia bisa menjadi gateway digital bagi negara-negara ASEAN dan Asia Pasifik,” papar Airlangga.

Pemerintah juga sedang menyiapkan Peraturan Presiden (PP) terkait perekonomian digital dan AI sebagai bagian dari New Policy. PP ini diharapkan bisa menjadi pedoman dalam menyusun kebijakan investasi, regulasi, dan penguasaan teknologi nasional. Airlangga menekankan bahwa keberhasilan proyek data center tidak hanya bergantung pada kehadiran perusahaan besar, tetapi juga pada kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia. “New Policy juga menekankan pentingnya kemitraan antar sektor untuk memastikan keberlanjutan proyek ini,” jelasnya.

New Policy ini memberikan peluang besar bagi Indonesia untuk mengembangkan sektor teknologi digital secara berkelanjutan. Dengan dukungan dari pemerintah dan partisipasi perusahaan global seperti Nvidia, Indonesia bisa menjadi pusat pengembangan AI dan infrastruktur digital yang bersaing di tingkat internasional. Proyek data center yang dijanjikan akan menciptakan ribuan lapangan kerja, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu negara unggul dalam bidang inovasi teknologi. Kebijakan ini juga menyoroti peran penting sektor teknologi dalam mendorong transisi ekonomi ke era digital.

Join the discussion