Key Discussion: Prosesi Lengkap Pemakaman Rachmat Gobel di TMP Kalibata, Dimakamkan dengan Upacara Militer
Key Discussion: Upacara Militer Rachmat Gobel di TMP Kalibata Key Discussion menghadirkan prosesi pemakaman mantan Wakil Ketua DPR RI periode 2019-2024
Key Discussion: Upacara Militer Rachmat Gobel di TMP Kalibata
Key Discussion menghadirkan prosesi pemakaman mantan Wakil Ketua DPR RI periode 2019-2024, Rachmat Gobel, yang diadakan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, pada Jumat (10/7/2026) pukul 14.09 WIB. Jenazah almarhum tiba di TMP Kalibata setelah disemayamkan di rumah duka di Tebet, Jakarta Selatan. Upacara militer yang diadakan merupakan penghormatan khusus, menandai peran Rachmat Gobel dalam dunia politik dan kebangsaan. Prosesi ini tidak hanya menjadi perayaan bagi keluarga, tetapi juga simbol kehormatan yang diberikan oleh masyarakat dan institusi.
Detil Prosesi Upacara Militer
Pemakaman dimulai dengan salat Jum’at yang diikuti oleh para peserta upacara. Setelah itu, jenazah diangkat ke arah lokasi TMP Kalibata oleh enam prajurit TNI, yang menunjukkan peran tegas dari institusi militer dalam penghormatan. Jenazah Rachmat Gobel dibungkus kain kafan dengan Bendera Merah Putih di atas tubuh, sebagai simbol kehormatan negara. Kain putih yang menutupi seluruh bagian jenazah memberikan kesan megah, mirip dengan bangunan pendopo yang menjadi representasi kekuasaan.
“Key Discussion menunjukkan bagaimana jenazah mantan anggota DPR RI diperlakukan dengan hormat sebagai pahlawan,” ujar salah satu anggota upacara.
Prosesi ini juga mengadaptasi tradisi lokal Gorontalo, di mana almarhum berasal dari Sulawesi. Sejumlah anggota keluarga menggenggam payung biru, menutupi bagian tubuh jenazah dengan tata cara khas daerah asalnya. Di depan keranda, dua prajurit menampilkan karangan bunga dan foto mendiang sebagai pengingat akan perannya dalam kehidupan politik.
Kepeloporan dan Tradisi Lokal dalam Upacara
Pelaksanaan upacara militer di Blok Z TMP Kalibata menampilkan kekompakan prajurit TNI yang berbaris rapi untuk menunaikan tugasnya. Keranda ditempatkan di samping pusara, sementara apel persada dipimpin oleh Saan Mustopa, Wakil Ketua DPR RI. Ia menyampaikan pidato yang mempersembahkan jiwa, raga, dan jasa Rachmat Gobel kepada Persada Ibu Pertiwi.
“Key Discussion memperlihatkan bagaimana kehormatan diungkapkan melalui upacara resmi, mengingat peran almarhum dalam membentuk kebijakan nasional,” tambah Saan Mustopa.
Upacara berlangsung dengan serius, dimana komandan upacara memberikan instruksi untuk pemasangan sangkur. Dua prajurit mengibarkan Bendera Merah Putih hingga tinggi dada, menunjukkan penghormatan tertinggi terhadap jenazah. Pemasangan sangkur dan penurunan jenazah ke liang lahat menjadi momen paling berkesan dalam prosesi.
Keluarga dan Kepeloporan
Setelah upacara selesai, anggota keluarga memasuki pusara untuk menerima jenazah. Peserta upacara diminta berdiri sambil menghormat almarhum. Enam prajurit TNI siap melakukan tembakan salvo sebagai tanda penghormatan. Letusan tembakan memecah kesunyian, memperkuat makna upacara sebagai penutup dari perjalanan hidup Rachmat Gobel.
“Key Discussion ini juga menjadi momen untuk mengenang perjuangan dan kontribusi almarhum dalam dunia politik,” kata Mohammad Arif Gobel, putra almarhum.
Arif menyampaikan bahwa ayahnya adalah contoh belajar tentang cinta keluarga, kepercayaan, dan pengabdian yang tulus. Ia juga berharap warisan kebaikan yang ditinggalkan tetap dijaga oleh masyarakat. Tanah ditaburkan di atas makam sebagai simbol kesan terakhir almarhum.
Upacara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh seorang imam. Doa tersebut diharapkan dapat memberikan ketenangan bagi almarhum di alam kubur. Prosesi pemakaman dengan upacara militer ini menunjukkan penghargaan tinggi terhadap peran Rachmat Gobel, yang selama menjabat Wakil Ketua DPR RI telah berkontribusi dalam penyusunan kebijakan penting untuk bangsa.
