Skip to content
77

Special Plan: Pramono Groundbreaking Jembatan Cincin Donat Dukuh Atas, Target Rampung 2028

Elizabeth Lopez - lintasnaya.com 3 mins read

Pramono Mulai Pembangunan Jembatan Cincin Donat di Dukuh Atas dalam Rangka Special Plan Special Plan - Dalam rangka Special Plan, Gubernur DKI Jakarta Pramono

Special Plan: Pramono Groundbreaking Jembatan Cincin Donat Dukuh Atas, Target Rampung 2028

Pramono Mulai Pembangunan Jembatan Cincin Donat di Dukuh Atas dalam Rangka Special Plan

Special Plan – Dalam rangka Special Plan, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara resmi membuka proyek pembangunan Jembatan Cincin Donat di Dukuh Atas, Sabtu (21/6/2026). Acara yang diadakan di Jalan Jenderal Sudirman, dekat Patung Jenderal Sudirman, menandai dimulainya konstruksi infrastruktur strategis ini. Pramono menegaskan bahwa proyek ini menjadi bagian dari upaya mendorong keterpaduan transportasi umum dan mempercepat mobilitas warga Jakarta. Proyek yang bertujuan meningkatkan aksesibilitas akan rampung pada 2028, dengan harapan bisa selesai lebih cepat sebelum Jakarta merayakan perayaan 500 tahun pada 22 Juni 2027.

Penjelasan tentang Fungsi Jembatan Cincin Donat

Jembatan Cincin Donat, yang diberi nama mengacu pada bentuknya yang melingkar seperti cincin donat, dirancang untuk menghubungkan enam sistem transportasi umum, termasuk MRT Jakarta, LRT Jakarta, LRT Jabodebek, Commuter Line (KRL), Transjakarta, dan kereta bandara yang terhubung ke Stasiun BNI City. Dengan menggabungkan fasilitas tersebut, jembatan ini akan menjadi titik kumpul utama yang mempercepat perpindahan antar moda, mengurangi kemacetan, dan meningkatkan kualitas layanan transportasi di Jakarta. Pramono menyebutkan bahwa Special Plan ini memprioritaskan pengembangan infrastruktur yang ramah lingkungan dan mudah diakses.

“Kami ingin melalui Special Plan ini, warga Jakarta bisa berpindah lebih mudah antar moda tanpa harus mengalami hambatan. Jembatan Cincin Donat akan menjadi bagian dari solusi transpor yang holistik,” ujar Pramono, Sabtu (21/6/2026).

Konstruksi jembatan ini diharapkan memberikan dampak positif dalam mengurangi tekanan lalu lintas di sekitar kawasan Dukuh Atas, yang merupakan salah satu titik kritis di ibu kota. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan bahwa jembatan ini akan melayani pengguna yang berasal dari empat kuadran kota, serta memudahkan akses ke transportasi umum yang dipisahkan oleh Jalan Sudirman dan Sungai Ciliwung. Dengan desain yang inovatif, jembatan ini juga diharapkan menjadi model pembangunan yang berkelanjutan, terutama dalam konteks peningkatan keberlanjutan kota.

Progres Konstruksi dan Target Penyelesaian

Pembangunan Jembatan Cincin Donat akan dimulai secara resmi pada hari ini, dengan PT MRT Jakarta yang bertugas mengelola proyek ini. Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat, mengatakan bahwa tahapan berikutnya akan memasuki proses pemilihan kontraktor. “Pembangunan resmi mulai hari ini, selanjutnya bidding kontraktor ya,” ujarnya. Tuhiyat juga menekankan bahwa jembatan ini akan memberikan kemudahan berpindah bagi pengguna pejalan kaki, dengan fasilitas lift dan eskalator yang disediakan.

Proyek ini diperkirakan akan selesai pada 2028, tetapi Pramono menyatakan bahwa pihaknya berharap konstruksi bisa selesai lebih cepat. Ia menegaskan bahwa Special Plan tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penguatan sinergi antar sektor transportasi. Dengan menyelesaikan proyek ini tepat waktu, Jakarta dapat mempercepat pencapaian visi transportasi yang efisien dan ekonomis.

Sebelumnya, ada isu terkait relokasi Patung Jenderal Sudirman di lokasi proyek. Pramono memastikan bahwa patung tersebut akan tetap berdiri di tempat aslinya. “Setelah merenungkan beberapa hari, kami tetap akan mempertahankan patung di sini. Tidak akan digeser agar tidak menimbulkan kontroversi,” kata Pramono. Pengakuan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga nilai sejarah dan budaya saat mengembangkan infrastruktur baru.

Proyek Jembatan Cincin Donat juga menjadi bagian dari peningkatan kualitas hidup warga Jakarta, terutama di sekitar Dukuh Atas yang sering menjadi titik perlintasan transportasi. Dengan integrasi antar moda, warga bisa mengakses berbagai layanan transportasi tanpa perlu memakai kendaraan pribadi. Special Plan ini memastikan bahwa pembangunan infrastruktur dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan, sejalan dengan target pengurangan emisi serta pengelolaan sumber daya secara optimal.

Selain memperbaiki aksesibilitas, jembatan ini juga akan menjadi simbol keberhasilan dalam implementasi Special Plan. Dengan menyelesaikan proyek ini, Pemprov DKI Jakarta diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat serta memperkuat koordinasi antar pihak terkait. Fokus pada inovasi dan keterpaduan sistem akan menjadi pendekatan utama dalam menghadapi tantangan transportasi yang semakin kompleks. Target rampung 2028 menjadi jadwal yang konsisten, dengan penyesuaian sedikit demi sedikit jika diperlukan.

Join the discussion