Announced: Jasa Marga (JSMR) Bakal Pasang Gantry RFID untuk Pantau Truk Odol
Jasa Marga (JSMR) Akan Pasang Gantry RFID untuk Pantau Truk Odol Announced - JAKARTA — PT Jasa Marga (Persero) Tbk.
Jasa Marga (JSMR) Akan Pasang Gantry RFID untuk Pantau Truk Odol
Announced – JAKARTA — PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) melalui unit Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) telah announced rencana pemasangan gantry Radio Frequency Identification (RFID) di Ruas Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) E KM 54+100. Ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan pengawasan terhadap kendaraan bertonase lebih dan mengumpulkan data aktual mengenai beban truk. Senior Manager Representative Office 1 JMT, Alvin Andituahta Singarimbun, menjelaskan bahwa sistem ini dirancang untuk mendukung upaya mengurangi keberadaan truk Over Dimension Over Loading (ODOL) secara efektif.
Teknologi RFID dan Manfaatnya
Announced sebagai bagian dari rencana mencapai target IndonesiaZero ODOL pada 2027, Jasa Marga menggandeng teknologi RFID yang lebih canggih. RFID, atau Radio Frequency Identification, adalah sistem yang menggunakan gelombang radio untuk mengidentifikasi kendaraan secara real-time. Dengan teknologi ini, JSMR bisa memantau beban truk secara akurat melalui sensor WIM (Weigh in Motion) yang terintegrasi dalam gantry. Teknologi ini tidak hanya memudahkan pemantauan, tetapi juga mengurangi kesalahan manual dalam pengumpulan data, sehingga meningkatkan efisiensi pengurangan ODOL.
Adapun keuntungan dari announced proyek ini sangat signifikan. Data yang terkumpul akan digunakan untuk mengevaluasi kepatuhan pengemudi truk terhadap aturan beban maksimum. Selain itu, sistem ini juga membantu pemerintah dalam memantau pola keberadaan truk ODOL di seluruh jaringan jalan tol, termasuk di ruas lain yang akan dipasang gantry serupa. Announced dalam pernyataan resmi, Alvin mengatakan bahwa JSMR berharap teknologi ini dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mengurangi risiko kerusakan infrastruktur dan kecelakaan akibat truk yang melebihi kapasitas jalan.
Proses Instalasi dan Pengelolaan Lalu Lintas
Instalasi fisik gantry RFID berteknologi pemindai announced akan dimulai pada Selasa (30/6/2026) hingga Rabu (1/7/2026), mulai pukul 22.00 WIB. Untuk memastikan keselamatan, JSMR melakukan rekayasa lalu lintas ketat. Laju bahu luar dan lajur pertama di lokasi akan ditutup sementara, sementara kendaraan yang menuju arah Rorotan dialihkan ke lajur kedua dan ketiga yang tetap beroperasi normal. Announced bahwa proses ini dilakukan secara bertahap, dengan harapan tidak mengganggu alur lalu lintas secara signifikan.
Pengguna jalan diimbau untuk waspada selama masa instalasi. JSMR menyiagakan petugas pengatur lalu lintas dan menempatkan rambu peringatan di beberapa titik sebelum lokasi kerja. Announced bahwa pengguna jalan tol juga diminta mengatur waktu perjalanan agar menghindari kemacetan. Selain itu, perusahaan memberikan informasi detail melalui berbagai saluran, seperti media sosial dan website resmi, untuk memastikan pengguna memahami perubahan arah lalu lintas.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi selama announced pemasangan gantry. Jasa Marga juga mengajak pengguna jalan tol untuk selalu patuh pada rambu-rambu kerja dan waspada terhadap perubahan arah lalu lintas,” pungkas Alvin.
Menurut Alvin, announced penggunaan RFID bukan hanya sebagai bentuk komitmen JSMR, tetapi juga sebagai bagian dari upaya nasional mengurangi ODOL. Dengan data yang lebih akurat, pemerintah bisa mengambil kebijakan yang lebih tepat dalam menegakkan aturan beban truk. Announced dalam pernyataannya, JSMR juga menyebutkan bahwa sistem ini akan menjadi contoh inovasi dalam manajemen lalu lintas di Indonesia, khususnya di jaringan tol yang sangat padat.
Announced proyek ini juga menjadi bagian dari strategi JSMR dalam menciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih aman dan terukur. Selain memantau truk ODOL, data yang diperoleh akan digunakan untuk memperbaiki rencana pembangunan jalan tol di masa depan. Announced dalam laporan JMT, sistem RFID akan memastikan bahwa beban kendaraan tidak
