Skip to content
235

Kesempatan Borong Emas Pekan Depan – Harga Diprediksi Naik Akhir Tahun

John Moore - lintasnaya.com 2 mins read

a Diprediksi Naik Akhir Tahun Kesempatan Borong Emas Pekan Depan - Bisnis.com, Jakarta — Prediksi harga logam mulia, termasuk emas, menunjukkan kecenderungan

Kesempatan Borong Emas Pekan Depan – Harga Diprediksi Naik Akhir Tahun

Kesempatan Borong Emas Pekan Depan, Harga Diprediksi Naik Akhir Tahun

Kesempatan Borong Emas Pekan Depan – Bisnis.com, Jakarta — Prediksi harga logam mulia, termasuk emas, menunjukkan kecenderungan berfluktuasi dalam beberapa hari mendatang. Meski demikian, setiap penurunan harga dianggap sebagai kesempatan untuk menambah stok, terutama karena adanya permintaan yang meningkat dari bank-bank sentral global. Direktur Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi menyebutkan, secara teknis, harga emas memiliki support pertama di level Rp2.650.000 per gram dan support kedua di Rp2.550.000 per gram.

“Apabila harga emas menguat, terdapat potensi untuk mencapai resistance pertama di Rp2.690.000 per gram. Setelah itu, harga mungkin naik hingga Rp2.780.000 per gram,” tambahnya, Minggu (5/7/2026).

Permintaan Global Menjadi Penopang Utama

Dari perspektif fundamental, Ibrahim menekankan bahwa pembelian emas fisik oleh bank sentral dunia tetap menjadi faktor utama yang mendukung kenaikan harga. Sampai Mei 2026, total cadangan emas batangan yang ditambahkan oleh bank sentral mencapai sekitar 41 ton. Diantaranya, Tiongkok tetap menjadi salah satu pelaku pembelian terbesar dengan tambahan sekitar 10 ton, sehingga total cadangannya mencapai 2.331 ton.

Pembelian juga dilakukan oleh Uzbekistan, Kazakhstan, Singapura, Republik Ceko, hingga Yordania. Menurut Ibrahim, aksi tersebut menunjukkan bahwa banyak bank sentral menggunakan momen penurunan harga sebagai peluang untuk memperluas portofolio cadangan devisa berbasis logam mulia.

Prospek Harga Didukung Penurunan Suku Bunga AS

Ketika harga mengalami koreksi, hal ini justru menjadi momentum yang tepat bagi bank sentral global untuk memperbesar kepemilikan emas, karena outlook jangka panjang untuk logam mulia masih optimis. Ibrahim menyebutkan, outlook tersebut diperkuat oleh ekspektasi penurunan suku bunga Amerika Serikat, yang berpotensi meningkatkan daya tarik aset aman seperti emas.

Berdasarkan data dari situs resmi logam mulia pada 5 Juli 2026, harga emas antam saat ini mencapai Rp2.650.000 per gram. Untuk ukuran 0,5 gram, harga terendah mencapai Rp1.385.000, sementara ukuran 1.000 gram mencapai Rp2,610 miliar sebagai harga tertinggi.

Join the discussion