Skip to content
192

New Policy: Mitra Adiperkasa (MAPI) Target Pertumbuhan High Single Digit di 2026

Anthony Brown - lintasnaya.com 3 mins read

asa (MAPI) Target Pertumbuhan High Single Digit 2026 New Policy - Perusahaan ritel dan layanan keuangan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) mengumumkan New Policy

New Policy: Mitra Adiperkasa (MAPI) Target Pertumbuhan High Single Digit di 2026

New Policy: Mitra Adiperkasa (MAPI) Target Pertumbuhan High Single Digit 2026

New Policy – Perusahaan ritel dan layanan keuangan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) mengumumkan New Policy dalam rencana pertumbuhan untuk tahun 2026. Dalam keterangan resmi, perusahaan menyatakan bahwa target pertumbuhan pendapatan dan laba bersih akan berada dalam kisaran high single digit. Wakil Presiden Direktur, Virendra Prakash Sharma, menegaskan bahwa New Policy ini merupakan strategi utama untuk mencapai pertumbuhan yang stabil meski di tengah tantangan makroekonomi global dan domestik.

Langkah Strategis Dalam New Policy MAPI

New Policy MAPI mencakup lima strategi utama yang akan diterapkan pada 2026. Pertama, fokus pada peningkatan operasional dan efisiensi biaya. Kedua, mendorong digitalisasi layanan agar lebih responsif terhadap kebutuhan konsumen. Ketiga, memperkuat pengalaman pelanggan melalui inovasi produk dan pelayanan. Keempat, meningkatkan produktivitas sumber daya manusia dengan pelatihan dan pengembangan karyawan. Kelima, memperluas ekspansi pasar ke negara-negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, dan Vietnam. Sharma menambahkan bahwa New Policy ini dirancang untuk menopang pertumbuhan di tengah situasi ekonomi yang tidak pasti.

”New Policy kami dirancang agar mampu mencapai pertumbuhan high single digit, baik untuk pendapatan maupun laba bersih. Meskipun kinerja kuartal pertama menunjukkan peningkatan signifikan, kami ingin tetap menjaga konsistensi dengan target yang telah ditetapkan,” ujarnya saat memberikan paparan MAPI pada Rabu (24/6/2026).

Kendala Makroekonomi dan Dampak New Policy

Tantangan makroekonomi, seperti perubahan nilai tukar rupiah, dinilai sebagai faktor yang berpengaruh terhadap kinerja MAPI tahun ini. Dalam New Policy, perusahaan mengantisipasi kenaikan biaya impor dengan menyesuaikan strategi harga. Sharma menjelaskan bahwa meskipun ada tekanan dari inflasi dan perubahan kurs, perusahaan tetap optimistis karena New Policy memungkinkan adaptasi yang cepat.

”Kondisi ekonomi yang tidak stabil memaksa kami untuk mengoptimalkan New Policy, khususnya dalam pengelolaan biaya dan penerimaan. Kami juga menyiapkan skema harga yang fleksibel agar tidak mengganggu momentum pertumbuhan,” tambahnya.

Anggaran Capex dan Rencana Ekspansi

Dalam rangka mendukung pertumbuhan, MAPI mengalokasikan anggaran belanja modal (capex) hingga Rp2 triliun untuk 2026. New Policy memandu peningkatan jumlah gerai baru hingga 550–600 unit. Ratih D. Gianda, VP Investor Relations dari MAP Group, mengungkapkan bahwa target ini lebih rendah dibandingkan pencapaian tahun lalu, tetapi tetap menunjukkan komitmen perusahaan untuk memperluas jaringan. New Policy juga melibatkan investasi dalam teknologi untuk meningkatkan efisiensi operasional.

”New Policy kami mencakup ekspansi yang terukur, namun tetap strategis. Kami tidak hanya memperluas pasar di Indonesia, tetapi juga memperkuat kehadiran di tujuh negara lainnya. Ini adalah bagian dari upaya untuk memastikan pertumbuhan high single digit pada 2026,” jelas Gianda.

Analisis Kinerja Tahun 2025

Dari data 2025, MAPI mencatatkan pendapatan sebesar Rp43,08 triliun, naik dari Rp37,83 triliun tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini berasal dari peningkatan penjualan eceran dan grosir, serta kontribusi dari pendapatan sewa dan jasa pemeliharaan. New Policy diterapkan sejak awal 2025, dan dampaknya terlihat dalam kenaikan laba bersih hingga Rp2,23 triliun, naik 26,22% dibandingkan tahun 2024.

Dalam sektor beban pokok penjualan, MAPI mencatat kenaikan sebesar Rp25,12 triliun, atau 15,83% dibandingkan tahun 2024. Namun, New Policy membantu perusahaan mengoptimalkan biaya sehingga laba kotor meningkat 11,24% menjadi Rp17,95 triliun. Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa New Policy berhasil mengurangi risiko kenaikan biaya impor.

Persiapan untuk Tahun 2026

Sebagai bagian dari New Policy, MAPI juga memperkenalkan inisiatif baru dalam pemasaran dan keuangan. Perusahaan berencana menambahkan layanan digital yang lebih lengkap untuk memperluas basis pelanggan. Selain itu, manajemen menyiapkan rencana keuangan yang lebih agresif untuk mendukung pertumbuhan high single digit. Ratih Gianda menyatakan bahwa New Policy ini dirancang untuk menciptakan ekosistem bisnis yang lebih tahan banting.

”New Policy kami adalah kombinasi dari strategi inovasi dan ekspansi. Dengan menyesuaikan model bisnis, kami yakin bisa mencapai target pertumbuhan yang telah ditetapkan,” ujarnya dalam konferensi pers.

Menurut analisis internal, New Policy MAPI diharapkan memberikan dampak signifikan pada tahun 2026. Perusahaan akan memantau kinerja secara berkala dan menyesuaikan strategi jika diperlukan. Dengan adanya New Policy, MAPI berkomitmen untuk tetap menjadi salah satu pemain utama dalam industri ritel dan keuangan di Asia Tenggara.

Join the discussion