Skip to content
192

Latest Program: Jurus Emiten Grup Sinarmas (DMAS) Rayu Investor Masuk Deltamas

Anthony Brown - lintasnaya.com 3 mins read

Latest Program: Strategi Grup Sinarmas Rayu Investor Masuk Deltamas Latest Program - Dalam upaya meningkatkan daya tarik investasi, Latest Program yang

Latest Program: Jurus Emiten Grup Sinarmas (DMAS) Rayu Investor Masuk Deltamas

Latest Program: Strategi Grup Sinarmas Rayu Investor Masuk Deltamas

Latest Program – Dalam upaya meningkatkan daya tarik investasi, Latest Program yang dicanangkan oleh PT Puradelta Lestari Tbk. (DMAS) sebagai bagian dari grup Sinarmas menjadi fokus utama dalam menarik minat investor baru. Program ini dirancang untuk memperkuat pertumbuhan bisnis di 2026 dengan menggabungkan inovasi, infrastruktur, dan strategi yang relevan dengan tren ekonomi saat ini. Tondy Suwanto, Sekretaris Perusahaan dan Direktur DMAS, menjelaskan bahwa lima strategi utama ini diharapkan mampu menjaga momentum pertumbuhan dan menciptakan peluang investasi yang menarik bagi berbagai segmen.

Perkuatan Infrastruktur Digital

Salah satu Latest Program yang diterapkan adalah pengembangan infrastruktur digital, khususnya dalam sektor data center. DMAS telah menyiapkan area khusus di Greenland International Industrial Center (GIIC), yang dilengkapi 12 penyedia layanan internet berbeda. Ini memastikan redundansi dan keselamatan operasional, membuat GIIC menjadi lokasi strategis untuk perusahaan-perusahaan teknologi. Kawasan ini saat ini memiliki sekitar 15 pusat data center, dengan lahan tambahan terus disiapkan untuk memenuhi kebutuhan investasi di masa depan.

Diversifikasi Sektor Bisnis

DMAS juga mendorong Latest Program melalui diversifikasi bisnis. Perusahaan tidak hanya fokus pada penjualan lahan industri, tetapi juga mengeksplorasi produk komersial serta pengembangan kawasan hunian. Tondy Suwanto menyebutkan bahwa keputusan ini didasari oleh peluang positif di sektor konsumsi dalam negeri, serta dukungan pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi. Dengan kombinasi ini, DMAS mengharapkan mampu menarik berbagai segmen pelanggan, termasuk pengembang properti dan perusahaan layanan.

Investor data center menjadi salah satu pelaku utama dalam Latest Program DMAS, dengan pipeline permintaan lahan industri mencapai 75 hektare hingga awal tahun. Lebih dari 70% dari total permintaan berasal dari sektor ini, menunjukkan kepercayaan yang tinggi terhadap infrastruktur digital yang terus berkembang di kawasan GIIC.

Optimisasi Konsep One Stop Living City

Dalam Latest Program, DMAS memperkuat konsep One Stop Living City. Kawasan ini dirancang sebagai pusat yang menggabungkan fungsi industri, hunian, pusat gaya hidup, dan layanan olahraga. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan yang terpadu, sehingga memudahkan akses bagi penghuni dan pengusaha. Tondy Suwanto menegaskan bahwa konsep ini tidak hanya meningkatkan daya tarik kawasan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Dengan Latest Program ini, DMAS berharap mampu menghadirkan keunggulan kompetitif dalam industri properti. Perusahaan terus berinovasi untuk memastikan kawasan Deltamas menjadi pusat yang menarik bagi berbagai jenis investor, termasuk perusahaan logistik dan FMCG yang membutuhkan akses strategis.

Perluasan Konektivitas Infrastruktur

Kontribusi Latest Program juga terlihat dalam peningkatan konektivitas. Pembukaan Tol Japek II Selatan KM 31 menjadi langkah penting yang menghubungkan Kota Deltamas langsung ke koridor Jakarta–Cikampek Selatan. Selain itu, akses KM 37 yang telah beroperasi, serta penyelesaian KM 42 yang terintegrasi dengan Stasiun Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB), memberikan kemudahan akses ke kawasan tersebut.

Dengan akses yang lebih mudah, Deltamas diharapkan menjadi hub logistik utama. Lokasi ini juga mendukung permintaan untuk pusat distribusi nasional, yang kian tinggi seiring berkembangnya ekonomi digital dan permintaan barang dagangan di Indonesia.

Integrasi ESG dalam Strategi

Salah satu elemen Latest Program adalah komitmen terhadap aspek Environmental, Social, and Governance (ESG). DMAS telah meluncurkan beberapa fasilitas yang mendukung prinsip ini, seperti Security, Fire and Command Center, Water Treatment Plant (WTP) Recycle, program Zero Run Off Water Discharge, serta Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) yang menghasilkan kompos, pakan maggot, dan refuse-derived fuel (RDF). Selain itu, perusahaan juga fokus pada keberlanjutan lingkungan dalam pengembangan kawasan.

Sebagai bagian dari Latest Program, DMAS optimistis bisa mencapai target pra penjualan Rp2,08 triliun pada 2026. Kombinasi inovasi digital, perluasan bisnis, dan peningkatan koneksi infrastruktur diharapkan membawa dampak signifikan. Dengan penekanan pada sektor-sektor berkembang seperti data center, logistik, dan FMCG, perusahaan ini yakin bisa menjaga momentum pertumbuhan di tengah tantangan ekonomi global.

Dalam dinamika geopolitik yang tidak stabil, DMAS tetap optimis karena permintaan terhadap GIIC tetap kuat. Permintaan lahan industri yang tinggi, ditambah keunggulan lokasi strategis Cikarang, menjadi dasar untuk Latest Program yang menggabungkan kebutuhan digital dan logistik. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa kawasan industri Deltamas memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi investasi utama.

Join the discussion