Skip to content
15

New Policy: Hashim Djojohadikusumo Pastikan MBG Tidak Akan Berhenti, Janji Prabowo Sejak 2009

Richard Gonzalez - lintasnaya.com 4 mins read

Hashim Djojohadikusumo Pastikan MBG Berjalan Terus, Janji Prabowo Sejak 2009 New Policy - Sebagai bagian dari new policy yang dicanangkan pemerintah, Hashim

New Policy: Hashim Djojohadikusumo Pastikan MBG Tidak Akan Berhenti, Janji Prabowo Sejak 2009

Hashim Djojohadikusumo Pastikan MBG Berjalan Terus, Janji Prabowo Sejak 2009

New Policy – Sebagai bagian dari new policy yang dicanangkan pemerintah, Hashim Djojohadikusumo, Utusan Khusus Presiden untuk Energi dan Iklim, mengklaim program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan tetap berjalan hingga selesainya target utama program ini tercapai. Ia menyatakan kebijakan ini bukan hanya janji kampanye, tetapi juga komitmen jangka panjang yang diperkuat sejak 2009. Hashim menekankan bahwa MBG menjadi pilar utama dalam upaya meningkatkan kesehatan dan nutrisi masyarakat, terutama anak-anak dan ibu hamil, yang rentan terhadap masalah gizi buruk.

MBG Sebagai Bagian dari Kebijakan Baru

New policy ini dianggap sebagai respons langsung terhadap tantangan kesehatan masyarakat yang terus berlanjut. Hashim menjelaskan bahwa MBG bukan hanya sekadar program sementara, tetapi merupakan instrumen strategis yang dirancang untuk memperkuat sistem kebijakan nasional dalam bidang kesehatan dan nutrisi. Ia menambahkan bahwa program ini telah diusulkan sejak 2006, sebelum Prabowo Subianto dicalonkan sebagai wakil presiden, dan terus ditingkatkan hingga menjadi bagian dari rencana pembangunan jangka panjang pemerintah. Dengan keberlanjutan MBG, diharapkan kesejahteraan masyarakat bisa terus meningkat.

“MBG bukan hanya janji politik, tetapi juga bentuk new policy yang berorientasi pada solusi nyata. Kita tidak boleh memutus komitmen ini meski ada tantangan di tengah perjalanan,” ujar Hashim, Sabtu (4/7/2026), dalam wawancara terkait kebijakan tersebut.

Konsistensi Janji Politik Prabowo Subianto

Janji MBG sebagai bagian dari new policy telah menjadi bagian integral dari visi Prabowo Subianto sejak 2009. Ketika ia masih menjadi calon wakil presiden, program ini diusulkan sebagai alat untuk memutus siklus kemiskinan dan meningkatkan kesehatan masyarakat. Setelah terpilih sebagai presiden, janji tersebut diteguhkan dan diintegrasikan ke dalam berbagai program pembangunan, termasuk kebijakan 2014 dan 2019. Hashim mengungkapkan bahwa pelaksanaan MBG terus dijaga agar tetap sesuai dengan target yang telah ditetapkan sejak awal.

“MBG telah menjadi bagian dari new policy yang konsisten. Kita harus memastikan program ini berjalan optimal tanpa kelelahan atau penurunan prioritas,” kata Hashim, yang menekankan pentingnya koordinasi antarlembaga dalam menjalankan kebijakan ini.

Manfaat dan Tujuan Kebijakan Baru

Program MBG memiliki dampak signifikan dalam mengurangi angka stunting di Indonesia. Hashim mengatakan bahwa kebijakan ini dirancang untuk meningkatkan kesehatan anak-anak secara holistik, termasuk peningkatan gizi dan keterampilan kesehatan ibu. Dengan new policy ini, pemerintah berharap menciptakan pola makan yang sehat dan seimbang bagi masyarakat kurang mampu. Selain itu, MBG juga diharapkan menjadi model kebijakan yang dapat diterapkan secara nasional, sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Kebijakan new policy MBG adalah bukti dari keseriusan pemerintah dalam menyejahterakan rakyat. Kita harus mengevaluasi secara berkala agar program ini tetap relevan dan berdampak nyata,” tambah Hashim.

Investasi Sosial Jangka Panjang

MBG tidak hanya bertujuan mengatasi krisis gizi, tetapi juga menjadi investasi sosial untuk membangun fondasi kesehatan yang lebih kuat. Hashim menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk menciptakan dampak jangka panjang, terutama melalui pendidikan dan kebiasaan makan yang baik. Ia menambahkan bahwa new policy ini menjadi acuan dalam pengembangan kebijakan kesehatan lainnya, seperti program peningkatan akses air bersih dan sanitasi. Dengan mengintegrasikan MBG ke dalam berbagai program, pemerintah berupaya menyelaraskan upaya untuk mencapai kesejahteraan masyarakat secara holistik.

Kemitraan dan Peran Masyarakat

Hashim menegaskan bahwa new policy MBG memerlukan keterlibatan aktif dari berbagai pihak, termasuk masyarakat desa, organisasi lokal, dan lembaga pemerintah. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan program ini bergantung pada keterlibatan masyarakat, baik dalam pengawasan maupun partisipasi. “MBG adalah kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Tanpa dukungan dari berbagai pihak, new policy ini tidak akan berjalan maksimal,” jelas Hashim. Ia juga menyoroti peran organisasi seperti Abpednas dalam memastikan distribusi makanan bergizi terlaksana secara adil dan tepat sasaran.

Kontribusi MBG dalam Kesejahteraan Nasional

Dalam konteks new policy nasional, MBG berperan penting dalam mengurangi kesenjangan sosial dan memastikan akses layanan kesehatan bagi kelompok rentan. Hashim menekankan bahwa program ini tidak hanya mendukung kesehatan fisik, tetapi juga memiliki dampak pada ekonomi dan kesejahteraan keluarga. “Setiap porsi makanan yang didistribusikan melalui MBG adalah langkah kecil untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi generasi muda Indonesia,” imbuhnya. Ia juga meminta dukungan lebih besar dari seluruh lapisan masyarakat agar new policy ini tetap menjadi prioritas utama.

Dengan new policy MBG, pemerintah berharap menciptakan sistem yang berkelanjutan dan mencapai tujuan kebijakan untuk masyarakat yang kurang mampu. Hashim berharap program ini bisa menjadi referensi bagi negara lain dalam mengatasi masalah gizi buruk. “Kita harus berani berinvestasi pada masa depan. MBG adalah contoh nyata dari new policy yang bisa berdampak besar,” pungkasnya.

Join the discussion