Skip to content
90

New Policy: KB Bank (BBKP) Bidik Pembiayaan Berbasis Ekosistem

Sandra Hernandez - lintasnaya.com 4 mins read

KB Bank (BBKP) Fokus pada Pembiayaan Berbasis Ekosistem New Policy – Jakarta (26/6/2026) – PT Bank KB Indonesia Tbk.

New Policy: KB Bank (BBKP) Bidik Pembiayaan Berbasis Ekosistem

KB Bank (BBKP) Fokus pada Pembiayaan Berbasis Ekosistem

New Policy – Jakarta (26/6/2026) – PT Bank KB Indonesia Tbk. (BBKP) meluncurkan New Policy yang menargetkan transformasi bisnis melalui pendekatan pembiayaan berbasis ekosistem. Strategi ini dirancang untuk meningkatkan pendapatan dari rekening tabungan berbasis dana murah (CASA), mengurangi biaya pembiayaan, serta mengembangkan model pembiayaan yang mengintegrasikan ekosistem. Tujuan utama dari New Policy ini adalah untuk meningkatkan keuntungan perusahaan dan kualitas aset, serta menjawab tantangan dinamika pasar keuangan yang terus berubah.

Dalam wawancara, Kunardy, anggota Dewan Komisaris KB Bank, menekankan bahwa KB Group merupakan salah satu kelompok jasa keuangan terbesar di Korea Selatan yang telah menyebar ke Indonesia. Di sini, KB Group memiliki delapan perusahaan afiliasi, mulai dari sektor sekuritas hingga perusahaan pembiayaan. Kunardy bergabung dengan KB Bank sejak Agustus 2025 sebagai bagian dari integrasi dengan grup keuangan asal Korea Selatan, dengan harapan memperkuat visi perusahaan dalam menerapkan New Policy yang fokus pada pembiayaan berbasis ekosistem.

Pembiayaan Berbasis Ekosistem: Strategi Revolusi

Pembiayaan berbasis ekosistem menjadi bagian integral dari New Policy KB Bank, yang bertujuan mengubah paradigma layanan keuangan. Model ini menggabungkan ekosistem keuangan lokal dan global untuk menciptakan sinergi antara berbagai perusahaan dalam grup. KB Bank memiliki total aset sebesar Rp89,79 triliun dan didukung oleh jaringan 153 kantor cabang di Indonesia. Dalam New Policy ini, fokus utama adalah terus mendorong peningkatan CASA agar biaya dana dapat berkurang secara signifikan. “Dengan mengintegrasikan ekosistem, kami dapat memperkuat fondasi permodalan dan meningkatkan efisiensi operasional,” ujar Kunardy saat berkunjung ke Wisma Bisnis Indonesia, Jumat (26/6/2026).

“Pembiayaan berbasis ekosistem tidak hanya mengoptimalkan sumber daya, tetapi juga membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan dan mitra,” tambahnya.

Menurut Kunardy, transformasi ini tidak hanya memengaruhi aspek identitas, tetapi juga mengubah model bisnis serta meningkatkan efisiensi operasional. Meski demikian, laba operasional sebelum pencadangan (PPOP) masih menghadapi tekanan karena biaya operasional lebih tinggi dibanding pendapatan dari penyaluran kredit. Namun, perseroan optimis bahwa kinerja akan mulai membaik pada paruh kedua tahun 2026. “Kami memperkirakan PPOP akan mencapai angka positif di semester II-2026,” katanya.

Strategi Pembiayaan Berbasis Ekosistem: Pengembangan Jangka Panjang

Strategi pembiayaan berbasis ekosistem yang diusung KB Bank dalam New Policy ini melibatkan pendekatan yang lebih holistik. Dengan model ini, bank tidak hanya fokus pada penyaluran kredit, tetapi juga memperluas layanan keuangan untuk memenuhi kebutuhan pelaku usaha menengah hingga usaha kecil dan menengah (UKM). Pendekatan ini memungkinkan KB Bank menyediakan layanan pembiayaan secara menyeluruh, sehingga meningkatkan kualitas portofolio kredit serta memperkuat posisi dalam rantai pasok.

“Dengan New Policy, kami berharap mampu menciptakan ekosistem yang lebih solid dan kolaboratif,” ujar Widodo Suryadi, Direktur Wholesale KB Bank.

Widodo menambahkan bahwa perubahan strategi ini sejalan dengan visi KB Group untuk membangun kemitraan strategis dengan berbagai pihak. Dengan menjangkau perusahaan besar sebagai jangkar, KB Bank berupaya menciptakan lingkungan usaha yang lebih inklusif, terutama untuk UKM yang sering menghadapi keterbatasan akses ke dana. Selain itu, model ini juga dirancang untuk menurunkan risiko kredit secara signifikan melalui pengelolaan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Dalam konteks pasar keuangan Indonesia, New Policy KB Bank diharapkan dapat memberikan contoh bagus bagi institusi keuangan lainnya dalam mengadopsi pendekatan ekosistem. Perubahan ini juga menunjukkan komitmen bank untuk memperkuat keberlanjutan bisnis di tengah persaingan yang semakin ketat. Dengan membangun jaringan kerja sama yang lebih luas, KB Bank berharap mampu meningkatkan likuiditas, mengurangi biaya pembiayaan, dan menciptakan nilai tambah bagi nasabah.

Dampak New Policy pada Bisnis KB Bank

Implementasi New Policy ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kinerja KB Bank. Selain mengurangi biaya pembiayaan, strategi ekosistem juga membantu menstabilkan pendapatan perusahaan. Kunardy menyoroti bahwa New Policy ini mencakup beberapa aspek penting, termasuk optimisasi pengelolaan dana, pengembangan produk keuangan, dan penguatan posisi dalam ekosistem bisnis nasional.

“New Policy merupakan bagian dari komitmen kami untuk menjadi bank yang lebih modern dan efisien,” kata Kunardy.

Kebijakan ini juga menekankan pentingnya inovasi dalam layanan keuangan. Dengan mengintegrasikan ekosistem, KB Bank berharap mampu memberikan solusi yang lebih terpadu untuk memenuhi kebutuhan berbagai sektor ekonomi. Misalnya, pembangunan infrastruktur digital, kolaborasi dengan fintech, dan integrasi dengan layanan keuangan lainnya akan menjadi bagian dari New Policy yang berdampak pada pertumbuhan jangka panjang perusahaan.

Kebijakan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan nasabah. Dengan menyediakan layanan yang lebih komprehensif dan kolaboratif, KB Bank berharap mampu memperkuat hubungan dengan pelanggan, sekaligus menarik investor baru. Selain itu, New Policy ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan tata kelola perusahaan yang lebih baik, dengan tujuan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam operasional bisnis.

Join the discussion