Skip to content
104

New Policy: Delapan Karakter Perempuan dalam Koleksi Versatile Pomelo

Richard Gonzalez - lintasnaya.com 4 mins read

barkan Delapan Peran Perempuan Modern New Policy - Perusahaan fashion ternama, Pomelo, melalui PT Kurnia Ciptamoda Gemilang (PT KCG), baru saja meluncurkan

New Policy: Delapan Karakter Perempuan dalam Koleksi Versatile Pomelo

Koleksi Pomelo yang Menggambarkan Delapan Peran Perempuan Modern

New Policy – Perusahaan fashion ternama, Pomelo, melalui PT Kurnia Ciptamoda Gemilang (PT KCG), baru saja meluncurkan kebijakan baru yang menarik perhatian publik. Kebijakan ini dikenal sebagai “New Policy” dan bertujuan untuk menciptakan koleksi yang fleksibel, menggambarkan delapan peran perempuan modern dalam kehidupan sehari-hari. Dalam acara “9 to Verse,” yang menjadi platform utama untuk memperkenalkan kebijakan ini, Pomelo memadukan kisah nyata perempuan dengan tampilan mode imersif, memberikan kesan yang lebih personal dan relevan. Koleksi ini dirancang untuk menyesuaikan berbagai aktivitas, dari situasi profesional hingga momen sosial dan pribadi, memperkuat komitmen merek ini terhadap keberlanjutan dan keberagaman.

Pembaruan Kebijakan yang Mengikuti Perkembangan Gaya

Kebijakan “New Policy” ini bukan hanya sekadar perubahan desain, tetapi juga transformasi dalam cara Pomelo memahami kebutuhan konsumen. Dengan menyoroti delapan karakter perempuan, koleksi ini menawarkan pilihan pakaian yang bisa disesuaikan dengan kondisi aktifitas, seperti pekerjaan, keluarga, atau hobi. Dalam acara “9 to Verse,” para model yang mewakili karakter ini memperlihatkan bagaimana pakaian menjadi alat ekspresi identitas, sekaligus mencerminkan keberagaman perempuan Indonesia. Selain itu, kolaborasi dengan para influencer dan pemimpin komunitas memastikan bahwa kebijakan ini mencapai audiens yang lebih luas dan relevan.

Koleksi “Verse by Pomelo” yang diluncurkan dalam kebijakan ini memiliki ciri khas bahan ramah lingkungan serta desain yang mudah diadaptasi. Dengan menggabungkan kepraktisan dan kecantikan, produk ini memenuhi kebutuhan perempuan yang sering menghadapi tekanan jadwal padat. Kebijakan ini juga berfokus pada inisiatif keberlanjutan, seperti daur ulang pakaian bekas, yang menjadi bagian dari strategi bisnis Pomelo untuk menjawab tantangan lingkungan saat ini.

“Kebijakan ini menggambarkan komitmen kami untuk menciptakan produk yang tidak hanya estetis, tetapi juga memberikan dampak sosial dan lingkungan. Dengan ‘New Policy’, kami ingin perempuan Indonesia merasa bahwa pakaian mereka bisa menjadi bagian dari gaya hidup yang lebih cerdas dan berkelanjutan,” ungkap Michelle Mangindaan, kepala operasional Pomelo Indonesia.

Strategi “New Policy” dalam Pemenuhan Gaya Harian

Dalam konteks kehidupan sehari-hari, “New Policy” ini memastikan bahwa setiap pakaian dalam koleksi bisa digunakan dalam berbagai skenario. Misalnya, pakaian kasual yang bisa diubah menjadi pakaian formal hanya dengan tambahan aksesori, atau pakaian sporty yang sesuai untuk aktivitas fisik namun tetap menarik untuk acara formal. Selain itu, kebijakan ini juga memperkenalkan variasi warna dan tekstur yang lebih beragam, memenuhi permintaan konsumen yang ingin tampil segar namun tetap konsisten dengan gaya pribadi.

Pembaruan ini merupakan respons terhadap tren pasar yang semakin menginginkan keberlanjutan. Dengan menawarkan pilihan produk yang bisa dipakai dalam jangka panjang, Pomelo berharap untuk mengurangi limbah tekstil dan meningkatkan kesadaran konsumen tentang pentingnya mengelola pakaian secara bijak. “New Policy” juga memberikan penekanan pada kenyamanan, sehingga konsumen dapat mengenakan pakaian sehari-hari tanpa merasa terbatasi oleh batasan gaya.

“Kami percaya bahwa ‘New Policy’ ini adalah langkah awal dalam membentuk perubahan gaya yang lebih terjangkau dan ramah lingkungan. Dengan merancang produk yang bisa digunakan dalam berbagai kondisi, kami mengajak perempuan Indonesia untuk hidup lebih cerdas dengan pakaian mereka,” tambah Haryanto Pratantara, direktur operasional PT KCG.

Kebijakan Kebijakan yang Mendukung Gerakan Sosial

Pembaruan kebijakan “New Policy” ini juga melibatkan kolaborasi dengan organisasi sosial, seperti Cinta Laura Foundation, untuk memperkuat dampaknya. Dengan bergabung dalam gerakan “Share The Style,” Pomelo berupaya mengajak konsumen untuk berpartisipasi dalam memperbaiki ekosistem mode. Selain itu, kebijakan ini mengintegrasikan nilai-nilai keberlanjutan dalam setiap aspek produksi, mulai dari bahan baku hingga proses pengemasan.

Kebijakan “New Policy” juga menawarkan peningkatan kualitas produk, dengan menggunakan teknologi pemrosesan yang lebih canggih dan mendukung kebutuhan konsumen yang lebih beragam. Dengan memperkenalkan pilihan warna dan motif yang lebih kreatif, koleksi ini memberikan ruang bagi perempuan untuk mengekspresikan diri tanpa mengorbankan fungsionalitas. Selain itu, strategi ini membuka peluang kerja sama dengan influencer lokal, memperluas jangkauan pemasaran dan memperkuat koneksi emosional dengan konsumen.

“Kami melihat ‘New Policy’ sebagai kebijakan yang membawa perubahan dalam cara masyarakat memandang mode. Dengan kombinasi kepraktisan, keberlanjutan, dan keberagaman, kami berharap koleksi ini bisa menjadi bagian dari gaya hidup yang lebih baik bagi perempuan Indonesia,” tutur Michelle Mangindaan kembali.

Dalam satu bulan, gerakan keberlanjutan “Share The Style” yang diinisiasi oleh “New Policy” berhasil mengumpulkan lebih dari 231 kilogram pakaian bekas, melebihi target bulanan sebanyak 231%. Hasil ini membuktikan bahwa banyak konsumen tertarik berkontribusi pada lingkungan sekaligus mendapatkan manfaat dari koleksi yang lebih ramah lingkungan. Kebijakan ini juga menjadi bukti bahwa industri fashion dapat menjadi bagian dari solusi untuk masalah lingkungan global.

Join the discussion