Kurs Dolar AS di BCA, BRI, Mandiri, dan BNI Hari Ini, 22 Juli 2026
Pasar valuta asing pada hari Rabu, 22 Juli 2026, mencatatkan pergerakan signifikan terhadap nilai tukar rupiah. Kurs Dolar AS di BCA BRI dan bank-bank besar
Kurs Dolar AS di BCA BRI Mandiri dan BNI Hari Ini: Analisis Pasar Valuta Asing 22 Juli 2026
Lintasnaya.com – Pasar valuta asing pada hari Rabu, 22 Juli 2026, mencatatkan pergerakan signifikan terhadap nilai tukar rupiah. Kurs Dolar AS di BCA BRI dan bank-bank besar lainnya menunjukkan tren pelemahan rupiah yang konsisten. Pada pukul 09.15 WIB, rupiah bergerak turun sebesar 39 poin atau setara dengan 0,22% ke level Rp17.927 per satu dolar AS. Penurunan ini terjadi setelah sebelumnya pada penutupan perdagangan Selasa, 21 Juli 2026, rupiah sempat menguat ke level Rp17.891 per dolar AS.
“Pasar secara luas memperkirakan Bank Indonesia akan menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin menjadi 6,0%,” tulis Trading Economics, Selasa (21/7/2026).
Menurut data dari Trading Economics, depresiasi nilai tukar rupiah mencapai sekitar 10,05% dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Penguatan yang terjadi pada hari Selasa tersebut didorong oleh ekspektasi pasar terkait kemungkinan Bank Indonesia melakukan kenaikan BI Rate pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulan Juli 2026. Hal ini memberikan dampak positif terhadap stabilitas nilai tukar rupiah dalam jangka pendek.
Perbandingan Kurs Dolar AS di BCA
PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) pada pukul 10.29 WIB menetapkan kurs e-rate dengan harga beli dolar AS sebesar Rp17.902 dan harga jual Rp17.922. Melalui TT counter, bank swasta terbesar di Indonesia ini menawarkan harga beli Rp17.700 serta harga jual Rp17.975. Untuk bank notes, kedua harga tersebut juga ditetapkan sama yaitu Rp17.700 untuk beli dan Rp17.975 untuk jual. Kurs Dolar AS di BCA ini menunjukkan konsistensi dengan pergerakan pasar secara keseluruhan.
Posisi Kurs Dolar AS di BRI
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) pada 21 Juli 2026 mencatatkan harga beli dan jual dolar AS untuk e-rate masing-masing Rp17.872 dan Rp17.899. Sementara itu, melalui TT counter, bank pelat merah ini mematok harga beli Rp17.780 per dolar AS dengan harga jual Rp17.980. Perbedaan kurs antara e-rate dan TT counter memberikan fleksibilitas bagi nasabah yang melakukan transaksi valuta asing.
Kondisi Kurs Dolar AS di Mandiri
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) pada pukul 09.12 WIB menetapkan special rate dengan harga beli Rp17.920 dan harga jual Rp17.950 per dolar AS. Untuk TT counter, bank dengan logo pita emas tersebut menawarkan harga beli Rp17.680 dan harga jual Rp17.980. Adapun untuk bank notes, harga beli ditetapkan Rp17.730 sedangkan harga jual mencapai Rp18.030 per dolar AS. Kurs Dolar AS di Mandiri menunjukkan variasi yang cukup signifikan antara berbagai jenis transaksi.
Update Kurs Dolar AS di BNI
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) pada pukul 10.35 WIB menetapkan special rates dengan harga beli dolar AS sebesar Rp17.897 dan harga jual Rp17.927. Berdasarkan TT counter, BNI menetapkan harga beli Rp17.680 dan harga jual Rp17.980. Untuk bank notes, harga beli ditetapkan Rp17.805 per dolar AS dengan harga jual Rp18.105. Dengan demikian, Kurs Dolar AS di BCA BRI Mandiri dan BNI hari ini menunjukkan tren yang relatif seragam di seluruh bank besar Indonesia.
Para pelaku pasar disarankan untuk memantau perkembangan kebijakan moneter Bank Indonesia secara berkala. Kenaikan suku bunga yang diprediksi dapat memberikan dampak positif terhadap stabilitas rupiah dalam jangka panjang. Selain itu, faktor eksternal seperti kebijakan Federal Reserve dan kondisi ekonomi global juga perlu diperhatikan dalam mengambil keputusan investasi.
