Skip to content
549

Announced: Produksi Padi di Sentra Beras Garut Anjlok 50% akibat Serangan Hama Tikus

Anthony Brown - lintasnaya.com 3 mins read

Garut Turun 50% Akibat Serangan Hama Tikus Announced: Hasil panen padi di sentra produksi beras Kabupaten Garut dilaporkan mengalami penurunan hingga 50%

Announced: Produksi Padi di Sentra Beras Garut Anjlok 50% akibat Serangan Hama Tikus

Produksi Padi di Garut Turun 50% Akibat Serangan Hama Tikus

Announced: Hasil panen padi di sentra produksi beras Kabupaten Garut dilaporkan mengalami penurunan hingga 50% karena serangan hama tikus yang semakin ganas. Pihak setempat mengannounced bahwa kejadian ini mengganggu ketahanan pangan dan berpotensi mengurangi pasokan beras di daerah itu. Serangan tikus yang terjadi sejak beberapa musim tanam terakhir menyebabkan kerusakan pada tanaman padi sebelum memasuki fase panen, mengakibatkan penurunan produksi yang signifikan.

Kerusakan di Wilayah Pertanian Kampung Lengkong Kaler

Announced: Permasalahan serangan tikus terjadi secara massal di Kampung Lengkong Kaler, Kecamatan Samarang, Garut. Wilayah pertanian yang selama ini menjadi penghasil beras utama tercatat mengalami kerusakan mencapai 10 hektare. Petani menyebutkan bahwa produktivitas padi turun drastis, dari 10 ton gabah per hektare menjadi hanya 5 ton. Perubahan ini membuat pendapatan mereka mengalami penurunan yang mengkhawatirkan.

“Dulu satu hektare bisa menghasilkan sekitar 10 ton gabah. Sekarang paling hanya lima ton. Separuh hasil panen hilang karena tikus,” ujar Asep Suyud (79), Senin (20/7/2026).

Announced: Serangan tikus tersebut tidak hanya menghancurkan tanaman padi, tetapi juga merusak struktur tanah dan mengganggu kesuburan lahan. Asep menyatakan bahwa hama ini sering muncul pada musim penghujan, memanfaatkan celah antara tanaman untuk berkembang biak. Upaya pemberantasan hama yang dilakukan secara mandiri oleh petani, seperti penggunaan perangkap dan bahan kimia, belum cukup efektif untuk mengendalikan populasi tikus yang terus meningkat.

Impact on Local Economy and Market Supply

Announced: Penurunan produksi padi ini berdampak besar terhadap perekonomian lokal. Sebagai sentra beras, Garut biasanya menjadi sumber pasokan utama bagi pasar Jabar dan Jawa Barat. Dengan produksi menurun 50%, harga beras di sekitar wilayah sentra kemungkinan akan naik, mengganggu kebutuhan masyarakat yang bergantung pada beras lokal. Petani juga mengeluhkan bahwa serangan hama membuat keuntungan usaha pertanian berkurang hingga 40% dibandingkan tahun lalu.

Idang (55), salah satu petani setempat, menambahkan bahwa serangan tikus terjadi di berbagai tahap pertumbuhan tanaman. Tikus tidak hanya menggigit bulir padi yang belum matang, tetapi juga merusak batang dan akar, menyebabkan tanaman mati sebelum bisa dipanen. Menurut Idang, masalah ini sudah diannounced oleh lembaga pertanian setempat sebagai ancaman serius bagi ketahanan pangan.

“Kalau hanya sebagian petani yang membasmi tikus, mereka tinggal pindah ke sawah sebelah. Setelah itu kembali lagi. Karena itu harus dilakukan bersama-sama,” katanya.

Announced: Upaya penanggulangan serangan hama tikus saat ini sedang digencarkan oleh pihak berwenang. Dinas Pertanian Garut memberikan bantuan perangkap massal dan bahan kimia untuk mempercepat pemberantasan. Namun, hasilnya belum memuaskan karena hama ini mampu beradaptasi dan menyebar ke area baru. Selain itu, pihak setempat juga sedang melakukan sosialisasi tentang pentingnya kerja sama antar petani dalam menghadapi ancaman ini.

Announced: Permasalahan serangan tikus di Garut ini menjadi perhatian serius karena berpotensi mengganggu target produksi beras nasional. Wilayah seperti Kecamatan Samarang menjadi contoh nyata bagaimana hama tikus bisa merusak pertanian skala besar. Para ahli menyarankan penggunaan metode pencegahan yang lebih sistematis, seperti pengaturan waktu tanam dan penggunaan teknologi monitoring hama. Kebijakan ini diharapkan bisa menekan kerusakan di masa depan.

Join the discussion