Skip to content
414

Latest Program: Presenter TVRI Papua Barat Diduga Hanyut di Air Terjun Memti, Tim SAR Gelar Operasi Pencarian

Sandra Hernandez - lintasnaya.com 3 mins read

Presenter TVRI Papua Barat Diduga Hanyut di Air Terjun Memti, Tim SAR Mulai Operasi Pencarian Latest Program - Sabtu (18/7/2026), tim pencarian dan

Latest Program: Presenter TVRI Papua Barat Diduga Hanyut di Air Terjun Memti, Tim SAR Gelar Operasi Pencarian

Presenter TVRI Papua Barat Diduga Hanyut di Air Terjun Memti, Tim SAR Mulai Operasi Pencarian

Latest Program – Sabtu (18/7/2026), tim pencarian dan penyelamatan (SAR) dari Manokwari melakukan operasi untuk menemukan presenter TVRI Papua Barat, Yanto Idorway, yang diduga tenggelam setelah terseret arus di Air Terjun Memti, Kampung Sisrang, Kabupaten Pegunungan Arfak. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIT, dengan laporan pertama diterima oleh pihak berwenang sekitar 20.30 WIT. Pencarian intensif dimulai setelah dua teman korban berusaha menyelamatkannya secara mandiri, namun belum berhasil menemukan Yanto yang masih dalam kondisi hilang.

Detail Laporan dan Langkah Awal SAR

Kepala Kantor SAR Manokwari, Yefri Sabaruddin, menyatakan bahwa tim SAR langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan. “Latest Program, kami akan menyampaikan perkembangan operasi secara berkala sesuai hasil di lapangan,” tutur Yefri, seperti dilaporkan Antara. Lokasi kejadian terletak di area terpencil, yang membuat aksesibilitas menjadi tantangan utama. Tim SAR harus mengalami perjalanan darat yang memakan waktu sekitar lima hingga enam jam sebelum sampai di lokasi. Peralatan seperti drone termal, komunikasi, dan perlengkapan SAR air disiapkan untuk mempercepat proses pencarian.

Dalam rangka menjamin keberhasilan operasi, tim SAR juga berkoordinasi dengan Polres Pegunungan Arfak untuk menyiapkan strategi. Kepala Satuan Intelijen Polres Pegunungan Arfak mengatakan bahwa korban ditemukan di sekitar area terjun air tersebut, dengan kemungkinan terseret arus dan tidak bisa bergerak. Informasi tambahan tentang kondisi alam sekitar, seperti tingginya debit air terjun dan ketinggian lereng, turut dianalisis untuk memastikan rencana penyelaman berjalan efektif.

Operasi SAR Berlangsung Intensif di Hari Minggu

Operasi pencarian dilanjutkan pada hari Minggu (19/7/2026) dengan tambahan personel dari beberapa unit SAR lainnya. Tantangan yang dihadapi meliputi kondisi cuaca berawan, kesulitan berjalan di medan terjal, serta batasan waktu pencarian karena jadwal siaran TVRI yang berlangsung dalam waktu singkat. Meski begitu, tim SAR menegaskan komitmen untuk melibatkan semua sumber daya yang mungkin tersedia.

Latest Program, dalam konteks ini, tidak hanya menjadi acuan waktu untuk operasi SAR tetapi juga menjadi momentum penting bagi masyarakat setempat untuk menyampaikan dukungan dan kekhawatiran. Ratusan warga dari Kampung Sisrang turut hadir di lokasi kejadian untuk memberikan informasi dan memantau proses pencarian. Sejumlah warga mengungkapkan bahwa Yanto sering berkunjung ke area tersebut untuk mengeksplorasi keindahan alam dan berbagi cerita dengan penonton.

Dalam situasi darurat, tim SAR terus berupaya memperluas area pencarian menggunakan drone termal untuk memindai zona yang sulit dijangkau. Peralatan ini digunakan untuk mendeteksi suara atau tanda-tanda keberadaan korban di bawah air. Selain itu, personel SAR juga melakukan pengecekan ke sekitar terjun air dan menghubungi warga setempat untuk memastikan tidak ada yang melihat korban sebelumnya.

Latest Program, sebagai bagian dari kegiatan rutin TVRI Papua Barat, menarik perhatian publik setempat dan nasional. Berita tentang kejadian ini viral di media sosial, memicu respons dari berbagai pihak. Keluarga Yanto juga memberikan pernyataan bahwa korban merupakan sosok yang aktif dalam menginspirasi masyarakat melalui program kecilnya. “Latest Program ini selalu menjadi sarana untuk menyampaikan pesan penting dan membangun kesadaran lokal,” kata salah satu anggota keluarga, seperti dilaporkan bisnis.com.

Join the discussion