Skip to content
15

Latest Program: Prabowo Respons Kritik TNI-Polri Urus Pertanian: Negara Lain Tak Perlu Ikut Campur

Anthony Wilson - lintasnaya.com 3 mins read

Latest Program: Prabowo Jawab Kritik TNI-Polri Urus Pertanian Latest Program - Dalam acara Panen Raya Padi, Tebu, dan Kedelai di lahan binaan TNI Lanud

Latest Program: Prabowo Respons Kritik TNI-Polri Urus Pertanian: Negara Lain Tak Perlu Ikut Campur

Latest Program: Prabowo Jawab Kritik TNI-Polri Urus Pertanian

Latest Program – Dalam acara Panen Raya Padi, Tebu, dan Kedelai di lahan binaan TNI Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Jumat (17/7/2026), Presiden RI Prabowo Subianto memberikan respons terhadap kritik yang muncul terkait peran TNI dan Polri dalam sektor pertanian. Ia menegaskan bahwa keikutsertaan kedua institusi tersebut dalam program pertanian adalah bagian dari upaya untuk mensejahterakan rakyat Indonesia, terutama dalam meningkatkan ketersediaan pangan nasional.

Program TNI-Polri dalam Pertanian: Tujuan dan Kontribusi

Prabowo menyampaikan bahwa TNI dan Polri memiliki tanggung jawab untuk membantu masyarakat, terlepas dari tugas utamanya dalam keamanan dan pertahanan. Ia menyoroti bahwa keterlibatan mereka dalam bidang pertanian adalah bagian dari Latest Program yang dirancang untuk mengatasi masalah ketahanan pangan, khususnya di daerah-daerah yang masih menghadapi tantangan dalam produksi pertanian. Menurutnya, kegiatan seperti penanaman jagung atau pengelolaan lahan pertanian adalah langkah strategis untuk memastikan kebutuhan pangan rakyat terpenuhi secara berkelanjutan.

“Mengapa tentara harus hadir di sawah, mengapa polisi ikut serta dalam menanam jagung, mengapa… enggak. Ini Indonesia! TNI-Polri milik rakyat, kesulitan rakyat harus kita atasi, TNI-Polri harus mengatasi kesulitan rakyat. Kau di negara lain itu urusan kau, enggak usah terlalu banyak urusan kita deh, bener enggak? Lu juga enggak kasihan sama kita,” ujarnya.

Prabowo menambahkan bahwa kritik terhadap partisipasi TNI dan Polri dalam pertanian harus dilihat dari perspektif kontribusi yang telah mereka berikan selama ini. Ia mengingatkan bahwa kedua institusi ini telah berperan aktif dalam berbagai Latest Program sosial, seperti pembangunan infrastruktur pertanian, pengembangan teknologi pertanian, serta pemberdayaan petani melalui pelatihan dan pendampingan. Ia menegaskan bahwa program-program tersebut tidak hanya meningkatkan produksi pangan, tetapi juga memperkuat hubungan antara institusi militer dengan masyarakat pedesaan.

Respons terhadap Kritik: Kesetaraan dan Kepentingan Nasional

Dalam wawancara dengan wartawan, Prabowo menjelaskan bahwa peran TNI dan Polri dalam pertanian bukanlah hal yang baru, melainkan bagian dari visi kebijakan nasional untuk memastikan keberlanjutan pertanian Indonesia. Ia menekankan bahwa di negara lain, tentara sering kali terlibat dalam program pertanian, seperti pengawasan kualitas tanah atau penanaman pohon. Oleh karena itu, ia berargumen bahwa keikutsertaan TNI dan Polri di bidang pertanian adalah wajar, terutama dalam upaya memenuhi kebutuhan pangan yang menjadi prioritas utama.

“TNI membangun berapa ribu jembatan, Polri juga menyediakan berapa ribu titik air. Kita atasi kesulitan rakyat kita atasi. Enggak usah terlalu apalah, ini prosedur ini apa, kenapa tentara ikut di sawah, kenapa polisi ikut nanam jagung,” jelas Prabowo.

Kritik yang muncul terhadap kegiatan tersebut, menurut Prabowo, lebih kepada persepsi yang kurang memahami kontribusi strategis dari TNI dan Polri. Ia menambahkan bahwa program Latest Program ini dirancang untuk memperkuat kerja sama antarlembaga dalam mencapai tujuan nasional, terutama dalam menghadapi tantangan seperti keterbatasan sumber daya alam dan perubahan iklim. Ia juga menyebutkan bahwa partisipasi militer dalam pertanian tidak hanya sekadar bantuan, tetapi juga sebagai bentuk investasi jangka panjang untuk kestabilan ekonomi masyarakat.

Sebagai penutup, Prabowo mengingatkan bahwa TNI dan Polri adalah bagian dari kehidupan rakyat Indonesia. Maka, kata dia, mereka wajib turut serta dalam berbagai sektor, termasuk pertanian, untuk memastikan bahwa kebutuhan rakyat terpenuhi secara merata. Ia berharap masyarakat dapat memahami bahwa Latest Program ini bukan hanya tentang kehadiran tentara, tetapi juga tentang upaya kolektif untuk meningkatkan kesejahteraan nasional.

Join the discussion