Latest Program: OIKN Basuki Pastikan Kawasan Legislatif Yudikatif IKN Rampung Akhir 2027
Basuki Yakin Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Rampung Akhir 2027 Latest Program - Jakarta, Bisnis.com — Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki
Basuki Yakin Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Rampung Akhir 2027
Latest Program – Jakarta, Bisnis.com — Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif di Ibu Kota Negara (IKN) akan selesai pada akhir tahun 2027. Pernyataan ini disampaikan saat Basuki bertemu dengan media di Kompleks Parlemen RI pada Kamis (16/7/2026), menegaskan komitmen OIKN untuk menyelesaikan proyek yang menjadi bagian dari program pemerintah terkini. Target penyelesaian tahun 2027 merupakan bagian dari rangkaian Latest Program yang dirancang untuk mempercepat pengembangan IKN sebagai pusat pemerintahan dan kawasan strategis.
Progres Konstruksi Capai 15% dengan Latest Program
Dalam Latest Program yang dijalankan, progres konstruksi kawasan legislatif dan yudikatif telah mencapai 15% hingga bulan Juli 2026. Basuki menjelaskan bahwa kecepatan pengerjaan akan ditingkatkan untuk memastikan semua proyek selesai tepat sebelum IKN dijadikan Ibu Kota Politik pada tahun 2028. Latest Program ini menjadi penggerak utama dalam mengkoordinasikan kegiatan konstruksi, sehingga mampu menjaga konsistensi dalam realisasi anggaran dan pengembangan infrastruktur.
“Kawasan Yudikatif dan Legislatif IKN adalah bagian dari Latest Program yang dijalankan secara bertahap. Kami berharap progres yang telah dicapai sekarang dapat ditingkatkan agar sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan,” ujarnya.
40 Paket Fisik Dikerjakan dalam Latest Program
Sejalan dengan Latest Program, OIKN saat ini tengah fokus pada 40 paket fisik yang menjadi fondasi pengembangan kawasan legislatif dan yudikatif. Proyek tersebut mencakup berbagai elemen seperti gedung perkantoran, jaringan jalan, embung, kolam retensi, serta sistem perpipaan air minum. Basuki menyebutkan bahwa 9 dari 40 paket telah diselesaikan pada tahun 2025, sedangkan 15 paket lainnya sedang dalam proses konstruksi, dengan 16 paket yang masih menunggu hasil lelang.
Pengembangan fisik ini bertujuan untuk memastikan layanan dasar perkotaan dapat dioperasikan secara maksimal sebelum IKN resmi beroperasi. Basuki menekankan bahwa keberhasilan Latest Program tergantung pada keterlibatan semua pihak, termasuk masyarakat, investor, dan pemerintah daerah.
Dana Tambahan Rp2,7 Triliun untuk Mendukung Latest Program
Latest Program yang tengah dijalankan membutuhkan alokasi dana tambahan sebesar Rp2,7 triliun pada tahun 2026. Dana ini akan digunakan untuk proyek multiyears, pengelolaan aset, dan pembebasan lahan yang menjadi bagian dari strategi pengembangan IKN. Basuki menjelaskan bahwa usulan anggaran tersebut telah disampaikan pada 18 Juni 2026 dan akan diperlukan untuk batch ketiga dari proyek yang dirancang dalam skema kontrak tahun jamak 2026-2028.
“Anggaran tambahan yang kami ajukan adalah untuk memastikan Latest Program berjalan lancar. Dana ini akan menutupi kebutuhan proyek yang masih dalam tahap persiapan,” kata Basuki.
Realisasi Anggaran Capai 80,2% Hingga Semester I/2026
Hingga Semester I/2026, realisasi anggaran OIKN telah mencapai Rp4,38 triliun atau 80,2% dari pagu anggaran tahun 2026 yang telah direvisi menjadi Rp5,47 triliun. Angka ini menunjukkan bahwa Latest Program berhasil mempercepat penggunaan dana untuk proyek-proyek kritis. Basuki berharap realisasi anggaran tersebut bisa terus meningkat seiring percepatan pengerjaan dan penyelesaian paket fisik yang menjadi prioritas.
Kemitraan dan Kolaborasi untuk Meningkatkan Latest Program
Basuki menambahkan bahwa Latest Program tidak hanya bergantung pada dana pemerintah tetapi juga pada kemitraan dengan berbagai pihak. Kemitraan ini melibatkan lembaga swasta, lembaga keuangan, dan pihak-pihak lain yang berkontribusi dalam pengembangan IKN. Keberhasilan proyek kawasan legislatif dan yudikatif juga tergantung pada kolaborasi yang erat dan transparan.
“Kami telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan Latest Program mencapai hasil optimal. Kerja sama ini penting untuk mempercepat proses dan menyelesaikan semua target yang telah ditetapkan,” terang Basuki.
Target Akhir 2027 dan Proyek Masa Depan
Dengan Latest Program yang berjalan, Basuki optimis bahwa kawasan legislatif dan yudikatif IKN akan selesai pada akhir 2027. Proyek ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk membangun IKN sebagai pusat pemerintahan yang modern dan berkelanjutan. Selain itu, Basuki juga mengingatkan bahwa proyek-proyek di masa depan harus tetap dipertahankan agar IKN bisa berkembang secara maksimal.
