Announced: Di Depan PM Modi, Prabowo Tuturkan Relief Kisah Ramayana di Candi Prambanan
akan Relief Ramayana di Candi Prambanan Announced pada 8 Juli 2026, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengungkapkan sejarah dan makna Relief
Announced: Di Depan PM Modi, Prabowo Ceritakan Relief Ramayana di Candi Prambanan
Announced pada 8 Juli 2026, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengungkapkan sejarah dan makna Relief Ramayana yang terukir di dinding Candi Prambanan. Pernyataan ini disampaikan dalam acara peresmian kerja sama konservasi dan restorasi kompleks candi tersebut bersama Perdana Menteri India Narendra Modi. Prabowo menekankan bahwa Relief Ramayana di Candi Prambanan menjadi bukti kuat tentang hubungan budaya yang telah berlangsung selama berabad-abad antara Indonesia dan India.
Relief Ramayana: Simbol Persaudaraan Budaya
Candi Prambanan, yang diakui sebagai salah satu warisan budaya dunia paling iconic, dianggap sebagai simbol kejayaan sejarah dan kebudayaan Indonesia. Prabowo menjelaskan bahwa Relief Ramayana yang terdapat di bagian dalam dinding pagar langkan candi ini bukan hanya narasi naratif, tetapi juga representasi visual dari epik Hindu yang dianggap sebagai bagian dari warisan budaya bersama. “Relief ini menunjukkan bahwa kebudayaan Indonesia dan India memiliki akar yang sama, dan kerja sama dalam konservasi akan memperkuat persaudaraan tersebut,” tambah Prabowo dalam Announcednya.
“Announced dalam pertemuan ini menegaskan bahwa keberlanjutan budaya adalah kunci untuk membangun hubungan bilateral yang lebih erat. Candi Prambanan bukan hanya tempat sejarah, tetapi juga pengingat bahwa hubungan antara kita telah berlangsung selama lebih dari satu abad,” ujar Prabowo.
Historiografi Relief Ramayana di Candi Prambanan
Relief Ramayana di Candi Prambanan, yang dibangun pada abad ke-9 Masehi, terdiri dari 14 relief yang menggambarkan alur cerita epik Ramayana dari mulai keberangkatan Rama ke Lanka hingga kemenangan Rama dalam perang. Setiap relief memperlihatkan adegan dramatis dari kisah Sang Raja, Sita, dan Hanuman. Prabowo menyoroti bahwa Relief ini memiliki nilai pendidikan yang luar biasa, karena mampu menyampaikan pesan moral dan spiritual kepada generasi sekarang dan masa depan.
Sebagai bagian dari Announced yang dilakukan bersama PM Modi, Prabowo menekankan pentingnya melibatkan para ahli sejarah dan arkeolog dalam restorasi candi ini. “Announced ini tidak hanya sekadar kegiatan teknis, tetapi juga kesempatan untuk menumbuhkan kesadaran kolektif tentang warisan budaya yang bernilai tinggi,” katanya. Dalam rangkaian kegiatan ini, pihak Indonesia dan India juga sepakat untuk membangun pusat studi tentang hubungan budaya antara kedua negara.
Kerja sama antara Indonesia dan India dalam Announced ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pariwisata dan pendidikan. Prabowo mengatakan bahwa pengunjung dari berbagai negara dapat melihat langsung keajaiban Relief Ramayana di Candi Prambanan, yang juga menjadi pusat pembelajaran tentang kebudayaan Hindu dan pertukaran budaya antar bangsa. “Announced ini akan menjadi titik awal dari perjanjian jangka panjang dalam konservasi, penelitian, dan edukasi budaya,” jelasnya.
Penelusuran Detail Relief Ramayana
Dalam Announcednya, Prabowo juga menjelaskan bahwa Relief Ramayana di Candi Prambanan diukir dengan teknik yang sangat canggih untuk masa itu. Setiap detail dalam relief, mulai dari postur tubuh tokoh hingga ekspresi wajah, menggambarkan kemampuan seniman Jawa kuno dalam menyampaikan narasi kompleks melalui pahatan. Pernyataan ini sejalan dengan tujuan Announced untuk mengangkat kembali nilai-nilai budaya yang telah terkikis waktu.
Prabowo menyebutkan bahwa kehadiran PM Modi menjadi kesempatan emas untuk menegaskan komitmen Indonesia terhadap budaya dan seni. “Announced yang dilakukan hari ini adalah pengakuan bahwa budaya adalah fondasi yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat. Dengan memperkuat kerja sama dalam bidang ini, kita bisa membangun kepercayaan antar bangsa,” tuturnya. Pemimpin kedua negara juga berharap bahwa kegiatan ini akan mempercepat pembangunan infrastruktur pariwisata di sekitar Candi Prambanan.
Relief Ramayana di Candi Prambanan tidak hanya memperkaya pengetahuan tentang sejarah Indonesia, tetapi juga memberikan wawasan tentang pertukaran budaya antara Jawa dan India. Prabowo menyampaikan bahwa Announced ini menandai komitmen untuk menjaga keaslian candi dan mengembangkan program pengajaran tentang kebudayaan bersama. “Kita harus terus melestarikan kekayaan budaya kita, agar generasi masa depan bisa merasakan nilai-nilai yang terkandung dalam karya-karya seperti ini,” pungkas Prabowo.
