Special Plan: Penyelundupan 3,37 Ton Cannabinoid Digagalkan, BNN Selamatkan Rp4,58 Triliun
yelundupan 3,37 Ton Cannabinoid, Selamatkan Rp4,58 Triliun Special Plan - Under the Special Plan, Badan Narkotika Nasional (BNN) RI sukses menghentikan
Special Plan: BNN Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Cannabinoid, Selamatkan Rp4,58 Triliun
Special Plan – Under the Special Plan, Badan Narkotika Nasional (BNN) RI sukses menghentikan penyelundupan 3,37 ton cannabinoid dari Thailand. Hasil investigasi menyebutkan, keuntungan ekonomi yang terhindar dari transaksi ini mencapai Rp4,58 triliun, mengurangi dampak korupsi terhadap sistem perekonomian nasional. Barang bukti yang diamankan terdiri dari kuncup bunga cannabinoid yang akan diproses menjadi ekstrak tetrahydrocannabinol (THC) untuk produk rokok elektrik atau vape.
Operasi Kolaboratif Dinas Pabean dan Kepolisian
Penyelidikan ini dilakukan secara bersama oleh BNN, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Polri dalam kerangka kerja sama yang dikenal sebagai Special Plan. Dalam operasi tersebut, total 12 orang terlibat dalam jaringan narkotika internasional ditangkap, termasuk warga negara asing. Kepala BNN Komjen Pol Suyudi Ario Seto menjelaskan, pelaku menyamarkan cannabinoid sebagai 80 bal lateks dalam 500 koper, yang disembunyikan di empat kontainer.
“Cannabinoid ini diproduksi secara massal di Thailand dan diimpor ke Indonesia dengan memanfaatkan celah regulasi. Modusnya adalah memalsukan dokumen kepabeanan, sehingga terlihat sah,” ujar Suyudi dalam jumpa pers di Prambanan Bizland, Cerme, Gresik, Jawa Timur, Kamis (2/7/2026).
Dalam penjelasannya, Suyudi menekankan bahwa Special Plan berperan penting dalam memperkuat keamanan dan kesehatan masyarakat. “Penyelundupan ini bukan sekadar menghentikan perdagangan ilegal, tetapi juga menjaga stabilitas ekonomi nasional,” tambahnya. Operasi ini juga membuktikan kemampuan tim BNN dalam mengidentifikasi ancaman yang tersembunyi di bawah berbagai modus.
Penemuan di Gresik dan Purwakarta
Setelah berhasil menyita cannabinoid di Gresik, BNN melanjutkan pengembangan kasus ke Purwakarta dan Jakarta. Di Purwakarta, 20 kilogram kuncup bunga cannabinoid ditemukan dalam kontainer yang menjadi bagian dari jaringan perdagangan nasional. “Kita amankan satu kontainer, lalu lanjutkan pemeriksaan di Bea Cukai Purwakarta, serta menyelidiki pengiriman ke Jakarta,” jelas Suyudi.
“Anomali di Pelabuhan Tanjung Priok menjadi pemicu keberhasilan Special Plan ini. X-Ray mendeteksi bahan mencurigakan, yang kemudian diketahui sebagai cannabinoid ilegal,” terang Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budi Utama. Operasi ini menunjukkan sinergi antara BNN dan instansi terkait dalam melindungi kepentingan nasional.
Djaka menjelaskan bahwa jaringan internasional ini melibatkan negara-negara Asia, seperti Cina, Malaysia, dan Thailand. Special Plan memberikan wawasan mendalam tentang peran perusahaan logistik dan pabean dalam menyembunyikan barang terlarang. BNN menyatakan, penyelundupan ini mencegah kerugian hingga 10,11 juta jiwa yang dapat terkena efek negatif dari konsumsi cannabinoid.
Efek Ekonomi dan Keamanan Nasional
Kasus penyelundupan 3,37 ton cannabinoid ini menunjukkan dampak signifikan terhadap ekonomi. Nilai keuntungan yang terhindar mencapai Rp4,58 triliun, yang bisa dialokasikan untuk kebutuhan masyarakat atau program nasional. Special Plan juga membantu mengungkap cara-cara pengusaha mengalirkan dana ilegal ke dalam sistem ekonomi.
“Dengan Special Plan, kita mampu mengendalikan aliran cannabinoid yang berpotensi merusak kesehatan publik dan meningkatkan risiko kecanduan,” pungkas Suyudi. Operasi ini bukan hanya sekadar menangkap pelaku, tetapi juga memberikan pembelajaran bagi pihak-pihak yang terlibat dalam transaksi narkotika.
Dalam jangka panjang, BNN menegaskan bahwa Special Plan akan terus ditingkatkan untuk menangani ancaman narkoba secara lebih efektif. “Kami akan fokus pada penguatan regulasi, pelatihan petugas, dan pengawasan lebih ketat terhadap produk-produk yang menggunakan cannabinoid,” tuturnya. Dengan demikian, Special Plan tidak hanya menjadi strategi untuk mencegah penyelundupan, tetapi juga menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga kesehatan masyarakat dan stabilitas ekonomi.
