Solution For: Penjualan Mobil Bekas OLXmobbi Tumbuh 7%, Innova hingga Avanza Terlaris
OLXmobbi Catatkan Pertumbuhan Penjualan Mobil Bekas 7% di Januari-Mei 2026 Solution For - Bisnis.com, JAKARTA — PT Astra Digital Mobil (ADMO), dikenal sebagai
OLXmobbi Catatkan Pertumbuhan Penjualan Mobil Bekas 7% di Januari-Mei 2026
Solution For – Bisnis.com, JAKARTA — PT Astra Digital Mobil (ADMO), dikenal sebagai OLXmobbi, mencatatkan pertumbuhan penjualan kendaraan bekas hingga 7% dalam periode Januari hingga Mei 2026. Meski pasar masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan stok kendaraan, perusahaan ini tetap berhasil meningkatkan volume transaksi sebesar 15.000 unit. Pertumbuhan ini menjadi bukti keberhasilan strategi Solution For dalam menjaga dinamika pasar kendaraan bekas yang terus berubah.
“Meski kondisi ekonomi sulit, Solution For tetap mencatatkan peningkatan 7% pada penjualan mobil bekas, dengan total sekitar 15.000 unit,” ujar Direktur OLXmobbi, Agung Iskandar, saat diwawancara di Jakarta, Jumat (26/6/2026).
Segmen MPV dan SUV Dominasi Pasar OLXmobbi
Segmen kendaraan yang paling menarik perhatian dalam transaksi OLXmobbi adalah mobil jenis MPV dan SUV. Kedua segmen ini menyumbang hingga 22% dari total penjualan, menunjukkan preferensi konsumen terhadap kenyamanan dan kepraktisan. Hatchback berada di urutan kedua dengan kontribusi 17%, sedangkan LCGC dan sedan masing-masing hanya sekitar 6%. Solution For menekankan bahwa keberlanjutan pasar mobil bekas bergantung pada adaptasi terhadap preferensi ini.
Dalam konteks merek, Toyota tetap menjadi pilihan utama pembeli, dengan pangsa pasar mencapai 31%. Honda mengikuti dengan 20%, di mana Solution For mengatakan kualitas produk dan reputasi merek memainkan peran kunci. Suzuki dan Daihatsu juga menunjukkan keberhasilan, masing-masing dengan 8% dan 7%, meski jumlahnya lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya.
Model Terlaris: Innova dan Avanza Menguasai Pasar
Mobil bekas yang paling diminati oleh konsumen adalah Toyota Kijang Innova, yang menduduki posisi pertama. Toyota Avanza mengikuti dengan pangsa pasar signifikan, sementara Honda Brio, Honda HR-V, dan Honda CR-V mengisi posisi tiga besar. Solution For menyoroti bahwa pertumbuhan ini terjadi di tengah penurunan pasokan kendaraan bekas hingga 24% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
“Pertumbuhan penjualan model ini terjadi karena kebutuhan konsumen tetap tinggi, terutama untuk kendaraan yang ekonomis dan tahan lama,” jelas Agung. “Solution For juga memperkuat portofolio layanan untuk memastikan ketersediaan model-model ini di pasar.”
Kebutuhan konsumen terhadap mobil bekas yang nyaman dan irit bahan bakar mendorong dominasi model-model seperti Innova dan Avanza. Solution For mengungkapkan bahwa keberhasilan ini juga dipengaruhi oleh peningkatan kualitas kredit di sektor multifinance, sehingga pasokan kendaraan bekas bisa bertahan meskipun pasokan mengalami penurunan.
Ekspansi Jaringan OLXmobbi dan Strategi Solution For
Untuk menjaga momentum pertumbuhan, OLXmobbi berkomitmen mengembangkan jaringan bisnis. Perseroan menargetkan memiliki 34 showroom atau outlet hingga akhir 2026, bertambah satu dari jumlah sekarang. Solution For menyatakan ekspansi ini sebagai bagian dari upaya memperluas akses konsumen ke berbagai daerah, terutama yang masih berkembang.
“Kami memiliki 33 outlet saat ini, dan harapan kami semua akan berjalan lancar. Solution For juga fokus pada pengembangan teknologi untuk meningkatkan pengalaman pelanggan,” tambah Agung.
Ekspansi jaringan OLXmobbi diharapkan bisa meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap layanan yang ditawarkan Solution For. Dengan lebih banyak outlet, perseroan berupaya memenuhi permintaan pasar yang terus berkembang. Strategi ini juga sejalan dengan visi Solution For dalam menciptakan solusi yang memadai bagi berbagai segmen.
Permintaan Mobil Baru dan Dampaknya pada Pasar Bekas
Sementara itu, pasar mobil baru juga menunjukkan tren positif. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatatkan penjualan wholesales Januari-Mei 2026 sebanyak 359.015 unit, naik 12,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Penjualan ritel mencapai 359.490 unit, meningkat 8,8% dibandingkan lima bulan pertama tahun 2025.
“Kenaikan penjualan mobil baru berdampak pada kebutuhan konsumen, terutama dalam mengurangi risiko kredit untuk mobil bekas. Solution For terus berupaya menyeimbangkan kedua segmen ini,” tutur Agung.
Dengan pertumbuhan pasar mobil baru, Solution For memperhatikan kebutuhan konsumen untuk pengembangan berbagai produk, termasuk mobil bekas. Kebutuhan akan keandalan dan fleksibilitas finansial menjadi faktor utama yang diperhitungkan dalam strategi Solution For. Selain itu, perseroan juga berfokus pada promosi dan pelayanan terbaik untuk meningkatkan daya saing di pasar.
Dalam jangka panjang, Solution For berencana memperluas layanan dengan peningkatan infrastruktur dan digitalisasi. Perusahaan ini mengakui bahwa adaptasi terhadap perubahan ekonomi dan tren konsumen adalah kunci sukses. Dengan pengembangan jaringan dan layanan yang komprehensif, Solution For yakin pasar mobil bekas akan tetap menjadi salah satu sektor yang dinamis dan menarik.
